Zhang Linghe menjadi perbincangan hangat setelah ucapannya dalam sebuah variety show menuai kontroversi. Saat bermain gim menggambar bersama lawan mainnya Tian Xiwei, aktor muda China itu mengomentari hasil gambar dengan mengatakan bahwa gambar tersebut membuatnya merasa seperti lahir di Asia Tenggara.
Komentar singkat Zhang Linghe tersebut dianggap merendahkan kawasan Asia Tenggara dan memicu reaksi keras dari penggemar di wilayah itu. Banyak warganet menilai pernyataannya memperkuat stereotip negatif dan bernada merendahkan terhadap orang Asia Tenggara. Video cuplikan dari acara tersebut pun menyebar luas dan menimbulkan perdebatan di kalangan penggemar drama China.
Menanggapi kritik yang semakin meluas, Zhang Linghe segera mengeluarkan permintaan maaf resmi melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyatakan menyesal karena ucapannya membuat banyak orang merasa tersinggung dan menegaskan tidak ada niat untuk mendiskriminasi budaya atau kawasan manapun. Selain itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada para penggemar Asia Tenggara yang menjadi bagian penting dalam kariernya.
Permintaan maaf cepat ini sempat meredam kemarahan sebagian penggemar, meskipun kontroversi tetap menjadi topik hangat. Hal ini menunjukkan dampak besar dari kata-kata figur publik terhadap persepsi komunitas multikultural, terutama dalam industri hiburan yang memiliki penggemar global.
Di tengah kontroversi tersebut, drama sejarah romantis Pursuit of Jade yang dibintangi Zhang Linghe dan Tian Xiwei tetap mempertahankan popularitasnya. Serial ini mengisahkan Fan Changyu, putri tukang daging tangguh yang diperankan Tian Xiwei, yang menikah secara kontrak dengan Xie Zheng, bangsawan jatuh yang dimainkan Zhang Linghe.
Kisah dalam drama ini berkembang dari perjanjian nikah palsu menjadi hubungan yang rumit di tengah konflik politik dan peperangan. Fan Changyu bahkan turun ke medan perang untuk menuntut keadilan sekaligus mencari suaminya. Dengan total 40 episode yang dirilis secara bertahap, drama ini dapat disaksikan melalui berbagai platform streaming termasuk Netflix.
Sejak penayangan perdana pada 6 Maret 2026, episode terbaru sudah mencapai delapan belas dan sembilan belas. Ulasan dari penonton dan kritikus menyebut kualitas sinematografi serta chemistry antara Zhang Linghe dan Tian Xiwei sebagai keunggulan utama drama ini. Popularitas Pursuit of Jade tampak tidak terganggu meskipun kontroversi seputar Zhang Linghe sempat mencuat.
Berikut adalah poin penting terkait situasi ini:
1. Zhang Linghe membuat komentar yang dianggap merendahkan Asia Tenggara dalam variety show.
2. Komentar tersebut memicu kontroversi dan protes dari penggemar Asia Tenggara.
3. Zhang Linghe meminta maaf resmi dan menegaskan tidak bermaksud diskriminatif.
4. Drama Pursuit of Jade tetap populer dan mendapat respons positif.
5. Serial ini mengangkat tema sejarah, politik, dan kisah cinta yang kompleks.
6. Tayang di Netflix dan platform lain dengan jumlah episode total 40.
Drama Pursuit of Jade membuktikan daya tariknya dengan tetap mendapatkan perhatian besar dari penonton global. Sementara itu, peristiwa ini mengingatkan pentingnya sikap hati-hati para selebritas dalam berkomunikasi di media publik. Komentar yang kurang sensitif berpotensi menimbulkan konflik dan mempengaruhi reputasi di era digital saat ini.





