Shireen Sungkar mengukir prestasi kemanusiaan dengan mewakafkan sumur atas nama mendiang Vidi Aldiano. Sumur ini dibangun di Gunungkidul, Yogyakarta, yang masih menghadapi kesulitan air bersih.
Ayah Vidi, Harry Kiss, membagikan kabar tersebut lewat Instagram pada 18 Maret 2026. Ia menyampaikan apresiasi kepada Shireen dan keluarga atas niat baik mereka.
Sumur wakaf tersebut diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir. Dalam unggahannya, Harry menulis bahwa para sahabat berlomba membahagiakan Vidi melalui amal baik ini.
Pembangunan sumur masih dalam proses pengerjaan hingga saat ini. Komentar Harry di media sosial mengonfirmasi aktivitas tersebut sedang berjalan.
Respons masyarakat Gunungkidul sangat positif terhadap inisiatif ini. Warga menyatakan bahwa kehadiran sumur wakaf akan sangat membantu akses air bersih mereka sehari-hari.
Kepergian Vidi Aldiano pada 7 Maret 2026 meninggalkan kenangan mendalam. Ia tutup usia setelah melawan kanker ginjal stadium lanjut.
Pemakaman mendiang dilaksanakan di TPU Tanah Kusir pada 8 Maret 2026. Kesedihan kehilangan tetap beriringan dengan harapan amal jariyah yang dilakukan.
Wakaf sumur ini menjadi bentuk cinta yang melampaui batas kehidupan. Amal tersebut mengingatkan bahwa kebaikan bisa terus hidup bahkan setelah seseorang pergi.
Berikut fakta penting terkait wakaf sumur atas nama Vidi Aldiano:
1. Lokasi sumur berada di Gunungkidul, Yogyakarta.
2. Kawasan tersebut masih menghadapi masalah air bersih.
3. Inisiatif wakaf dilakukan oleh aktris Shireen Sungkar dan keluarganya.
4. Dibagikan secara resmi oleh ayah Vidi, Harry Kiss, melalui media sosial.
5. Pembangunan sumur sedang berlangsung pada Maret 2026.
6. Masyarakat lokal sangat terbantu dengan proyek ini.
Peristiwa ini menandai kepedulian sahabat Vidi yang berbuah kebaikan. Amal jariyah berupa wakaf sumur menjadi warisan bermakna bagi sang mendiang dan komunitas penerima manfaat.





