Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, memastikan keamanan maksimal untuk konser besar BTS yang akan digelar pada 21 Maret 2026 di Gwanghwamun Square. Pemerintah secara aktif mempersiapkan seluruh prosedur keamanan bersama berbagai instansi terkait guna menjamin kelancaran acara tersebut.
Lee menyatakan pemerintah berkoordinasi erat dengan kementerian, kepolisian, dinas pemadam kebakaran, dan pemerintah daerah. Ia menegaskan pengaturan lalu lintas, pengendalian kerumunan, serta kesiapan tanggap darurat menjadi prioritas utama sebelum dan sesudah konser berlangsung.
Persiapan Keamanan Terperinci
Untuk menghadapi potensi keramaian hingga 260.000 penonton, Pemkot Seoul mengerahkan sekitar 6.500 personel kepolisian, termasuk unit pengendali massa. Keberadaan petugas keamanan ini diharapkan dapat mencegah kerusuhan dan mengatur arus pengunjung dengan efektif.
Pemerintah juga menetapkan 31 gedung di area sekitar lokasi sebagai zona pengawasan prioritas tinggi. Tindakan antisipatif dilakukan dengan meminta enam gedung menutup pintu utama hari acara dan membuka akses hanya melalui pintu belakang guna mencegah pengintipan dan pergerakan massa tak terkendali.
Selain personel manusia, otoritas menyiapkan perangkat keamanan canggih berjumlah 5.400 unit. Perangkat ini termasuk kendaraan pengintai dari ketinggian serta pagar lipat yang difungsikan untuk mengatur jalannya penonton agar tetap terkontrol.
Langkah-Langkah Pengamanan Tambahan
Petugas kepolisian juga ditempatkan di sejumlah distrik populer seperti Itaewon, Hongdae, dan Seongsu-dong. Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan pengunjung yang diprediksi akan menyebar ke wilayah-wilayah tersebut sebelum dan sesudah konser.
Lee Jae Myung menekankan pentingnya kedisiplinan dan kerja sama warga selama acara berlangsung. Ia mengimbau semua pengunjung untuk mematuhi arahan petugas keamanan guna menghindari risiko gangguan selama acara besar ini.
Presiden juga meminta agar masyarakat melaporkan praktik penjualan tiket ilegal yang dapat merusak ketertiban pasar. Menurutnya, konser BTS ini bukan hanya soal hiburan, melainkan kesempatan menunjukkan kekuatan budaya Korea kepada dunia.
Kegiatan pengamanan yang menyeluruh ini merupakan bentuk dukungan negara terhadap penyelenggaraan acara berskala internasional. Dengan semua persiapan yang matang, konser BTS di Gwanghwamun diharapkan berjalan dengan aman dan menjadi momen bersejarah di kancah global.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com