Diperiksa Polisi, Thariq-Aaliyah Ungkap Merasa Dijebak Travel Hanania

Author: Qoo Media

Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid memenuhi panggilan penyidik kepolisian terkait dugaan penipuan travel umrah Hanania Group. Keduanya datang bersama kuasa hukum, Sangun Ragahdo, untuk menjelaskan keterlibatan mereka dengan biro perjalanan yang kini dipermasalahkan itu.

Pihak Thariq dan Aaliyah menegaskan bahwa kerja sama yang terjalin sebelumnya murni bersifat endorsement dengan sistem barter. Dalam skema itu, keduanya mendapat kesempatan berangkat umrah pada Desember 2025 setelah membantu mempromosikan travel tersebut.

Merasa tidak mengetahui masalah sejak awal

Sangun Ragahdo menyebut kliennya tidak punya informasi bahwa Hanania Group akan bermasalah di kemudian hari. Menurutnya, jika Thariq dan Aaliyah sudah mengetahui ada persoalan, keduanya tidak akan ikut memasarkan travel itu.

Ia juga menilai pasangan tersebut ikut berada dalam posisi yang dirugikan. “Kalau Thariq dan Aaliyah tahu ini bermasalah, keduanya tidak akan memasarkan travel ini,” ujar Sangun seusai pemeriksaan.

Sudah melakukan pengecekan sebelum kerja sama

Thariq mengaku sempat melakukan cross-check terlebih dahulu sebelum menerima tawaran promosi. Dari hasil pantauannya pada akhir tahun 2025, Hanania Group disebut memiliki rekam jejak yang baik dan pernah memberangkatkan jemaah dengan lancar.

Penjelasan itu disampaikan untuk menegaskan bahwa keputusan kerja sama tidak diambil secara serampangan. Dari sisi mereka, data yang terlihat saat itu menunjukkan biro perjalanan tersebut masih berjalan normal.

Tetap keluar biaya besar untuk keberangkatan

Meski hubungan yang terjalin disebut barter, Thariq ternyata tetap menanggung biaya tambahan yang tidak kecil. Ia membawa delapan orang jemaah atau keluarga untuk ikut berangkat bersama dengan pembayaran mandiri.

Sangun menyebut total dana yang disetorkan Thariq ke pihak travel mencapai hampir Rp 170 juta, belum termasuk biaya makan dan pembayaran mutawif. Fakta itu memperlihatkan bahwa kerja sama tersebut tidak sepenuhnya bebas biaya.

Kooperatif untuk bantu para korban

Thariq menyatakan siap membantu proses hukum agar kasus ini menjadi terang. Ia juga berharap keterangannya dapat membantu penyidik menelusuri duduk perkara yang membuat banyak calon jemaah terkatung-katung.

“Kami kaget dengan apa yang terjadi. Begitu dipanggil polisi kami siap membantu, semoga keterangan kami bisa membuat kasus ini jadi terang benderang,” ujar Thariq.

Aaliyah Massaid turut menyampaikan empati kepada para jemaah yang gagal berangkat setelah menabung dalam waktu lama. Ia berharap para korban mendapatkan hak-haknya dan masalah ini bisa segera selesai. “Semua jadi pembelajaran, kita sangat bersimpati dengan korban. Semoga korban mendapatkan hak-haknya,” kata Aaliyah.

[crp] Source: www.beritasatu.com
Qoo Media
Qoo Media

Qoo Media adalah platform yang menyediakan berbagai informasi dan edukasi untuk membantumu menemukan rekomendasi pilihan produk online terbaik yang paling tepat.

Newsletter Text above the Email input field
Terbaru