Phantom Lawyer menjadi salah satu drakor SBS yang mencuri perhatian karena menawarkan premis unik tentang pengacara yang menangani kasus para arwah. Dalam cerita ini, Shin I Rang, tokoh yang diperankan Yoo Yeon Seok, mendadak memiliki kemampuan melihat hantu dan akhirnya membuka kantor hukum di bekas lokasi perdukunan.
Serial ini juga menarik perhatian karena performanya yang kuat di layar kaca. Episode terbarunya dilaporkan menembus rating 9,1 persen dan memimpin slot tayang Jumat-Sabtu, menandakan respons penonton yang sangat positif terhadap konsep fantasi-hukum yang dibawanya.
Identitas arwah harus diungkap lebih dulu
Salah satu tantangan terbesar bagi I Rang adalah fakta bahwa kliennya bukan manusia hidup, melainkan arwah. Artinya, ia tidak bisa langsung membawa perkara ke meja hijau sebelum mengetahui siapa sebenarnya hantu tersebut dan apa urusan duniawi yang belum selesai.
Alur ini membuat setiap kasus terasa seperti investigasi tersendiri. I Rang harus mengumpulkan petunjuk, menyusun kembali identitas arwah, lalu memahami konflik yang membuat mereka menahan diri di dunia manusia.
Cara yang ditempuh sering melanggar batas
Demi menemukan identitas para arwah, I Rang kerap menggunakan cara-cara yang tidak biasa dan bahkan berisiko. Beberapa tindakannya digambarkan melampaui batas hukum, mulai dari masuk ke rumah orang tanpa izin hingga menyusup ke perusahaan agensi.
Situasi ini menunjukkan bahwa pekerjaan I Rang tidak hanya menuntut kemampuan hukum, tetapi juga keberanian menghadapi situasi yang serba tidak pasti. Di sisi lain, langkah-langkahnya memperlihatkan tekanan besar yang ia hadapi saat dikejar waktu dan diburu persoalan para hantu.
Kerasukan membuat semuanya makin rumit
Masalah I Rang tidak berhenti pada pencarian bukti. Dalam beberapa momen, arwah yang menjadi kliennya justru merasuki tubuh I Rang saat keinginan mereka mencapai puncaknya.
Kondisi itu membuat pekerjaannya semakin sulit karena ia harus tetap berfungsi sebagai pengacara, sementara tubuh dan pikirannya tidak selalu berada dalam kendali penuh. Adegan-adegan semacam ini menjadi salah satu sumber konflik utama yang membedakan Phantom Lawyer dari drama hukum biasa.
Tubuh I Rang juga ikut jadi korban
Efek kerasukan dalam drama ini digambarkan tidak sekadar mengganggu aktivitas, tetapi juga berdampak fisik. I Rang pernah memakan perut babi saat kerasukan, padahal ia memiliki alergi terhadap makanan tersebut.
Akibatnya, tubuhnya langsung menunjukkan reaksi seperti gatal-gatal dan memerah. Detail ini menambah kesan bahwa kemampuan spiritual yang ia miliki bukanlah anugerah tanpa risiko, melainkan beban yang terus memengaruhi keseharian dan kesehatannya.
Persidangan pun tak selalu berjalan mulus
Tekanan terbesar bagi seorang pengacara tentu hadir saat sidang berlangsung. Dalam Phantom Lawyer, kondisi itu makin kacau karena I Rang pernah melakukan hal memalukan di tengah persidangan ketika sedang kerasukan.
Momen seperti ini menegaskan bahwa konflik di drama tersebut tidak hanya terjadi di balik layar penyelidikan, tetapi juga di ruang sidang yang seharusnya formal dan terkendali. Ketika kontrol dirinya hilang, reputasi profesional I Rang ikut dipertaruhkan.
Kehilangan klien karena ulah tak terduga
Salah satu akibat paling pahit dari kerasukan adalah hilangnya calon klien. I Rang pernah menari seperti seorang idol perempuan karena kerasukan, dan kejadian itu membuat calon kliennya pergi begitu saja.
Insiden tersebut memperlihatkan bagaimana kemampuan supranaturalnya bisa menjadi penghalang dalam membangun kepercayaan orang lain. Bagi seorang pengacara, kehilangan klien berarti kehilangan peluang, dan bagi I Rang, itu juga berarti semakin sulit mempertahankan kantor hukumnya.
Deretan tantangan yang harus dihadapi I Rang
- Mengidentifikasi arwah klien sebelum menangani perkara.
- Menempuh cara-cara berisiko demi mengumpulkan petunjuk.
- Menahan kerasukan yang bisa datang kapan saja.
- Menghadapi efek fisik dari tubuh yang tidak stabil.
- Tetap profesional saat sidang berlangsung.
- Menjaga reputasi saat perilaku tak terduga membuat klien kabur.
- Tetap membantu arwah meski tidak menerima bayaran.
Meski penuh risiko dan sering membuat keadaan kacau, Shin I Rang tetap terus membantu para arwah menyelesaikan urusan mereka. Di tengah tekanan keluarga, masalah profesional, dan ketidakpastian soal masa depan kantor hukumnya, Phantom Lawyer menempatkan I Rang sebagai sosok yang terus berjuang di antara dunia manusia dan dunia arwah.
Source: www.idntimes.com