Arya Khan, suami penyanyi Pinkan Mambo, membantah isu bahwa dirinya memaksa sang istri mengamen di pinggir jalan. Ia menegaskan, keputusan itu muncul dari kemauan Pinkan sendiri untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang sedang berat.
Melalui siaran langsung di TikTok, Arya menyebut Pinkan bernyanyi di jalan demi biaya hidup, sekolah anak, dan kebutuhan rumah tangga lain yang jumlahnya tidak kecil. Ia juga menjelaskan bahwa penghasilan dari manggung belakangan menurun, sementara pengeluaran tetap berjalan.
Arya Tegaskan Tidak Ada Paksaan
Dalam pengakuannya, Arya menolak anggapan bahwa aksi viral Pinkan terjadi karena tekanan dari suami. Ia mengatakan, “Enggak ada yang memaksa dia melakukan itu,” dan menambahkan bahwa Pinkan memilih bernyanyi di jalan untuk anak-anaknya.
Pernyataan itu disampaikan Arya saat berbicara di akun TikTok miliknya. Ia menilai langkah Pinkan lebih tepat dipahami sebagai usaha keluarga untuk bertahan di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Alasan Ekonomi di Balik Keputusan Pinkan
Arya mengungkapkan bahwa tawaran kerja untuk Pinkan semakin jarang datang. Di sisi lain, kebutuhan keluarga terus menumpuk, termasuk biaya sekolah anak yang disebut mencapai ratusan juta rupiah.
Ia juga menyebut keluarga sempat menjual mobil dan menggadaikan ponsel untuk menutup kebutuhan mendesak. Namun, langkah itu belum cukup karena masih ada beban lain yang harus dibayar.
Utang dan Biaya Pengobatan Anak
Selain kebutuhan harian, Arya menyampaikan ada utang yang muncul setelah keluarga membiayai pengobatan anak mereka di Singapura. Ia menjelaskan bahwa dana untuk perawatan itu sebelumnya dipinjam, sehingga beban finansial keluarga semakin besar.
Menurut Arya, kondisi tersebut membuat Pinkan ikut turun tangan mencari penghasilan. Ia melihat apa yang dilakukan istrinya sebagai upaya bersama untuk menyelesaikan tanggung jawab keluarga.
Kondisi Pekerjaan Pinkan Menurut Arya
Arya mengatakan dirinya sudah berusaha semaksimal mungkin sebagai kepala keluarga. Tetapi, ia mengakui situasi pekerjaan yang tidak stabil membuat keluarga harus mencari cara lain agar kebutuhan tetap terpenuhi.
Berikut poin yang dijelaskan Arya terkait kondisi keluarga mereka:
- Tawaran manggung untuk Pinkan makin jarang.
- Kebutuhan hidup dan sekolah anak tetap tinggi.
- Keluarga sempat menjual mobil dan menggadai ponsel.
- Ada utang yang muncul usai biaya pengobatan anak di Singapura.
- Pinkan memilih mengamen sebagai bentuk ikhtiar tambahan.
Pinkan Dianggap Berjuang untuk Anak
Arya menegaskan bahwa aksi Pinkan di pinggir jalan bukan semata-mata soal mencari uang sesaat. Ia menyebut langkah itu sebagai bentuk perjuangan untuk masa depan anak-anak mereka.
Pernyataan ini sekaligus membantah persepsi sebagian orang yang menilai Pinkan dipaksa bekerja di jalan. Menurut Arya, yang terjadi justru sebaliknya, karena Pinkan ikut turun tangan agar keluarga bisa bertahan di tengah tekanan ekonomi.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com




