Dalam drakor The Practical Guide to Love, Lee Ui Yeong yang diperankan Han Ji Min tampil sebagai sosok perempuan yang hangat, ekspresif, dan tahu cara menunjukkan afeksi. Karakter ini menarik karena ia tidak hanya mencari cinta di usia 30-an, tetapi juga memperlihatkan bentuk kasih sayang yang jelas kepada keluarga, teman, dan orang terdekatnya.
Lewat interaksi sehari-hari, penonton bisa melihat bahwa Lee Ui Yeong paling kuat merefleksikan lima love language sekaligus. Pola ini membuat karakternya terasa realistis, karena kasih sayang tidak selalu hadir dalam bentuk besar, melainkan juga lewat perhatian kecil yang konsisten.
Quality Time
Bahasa cinta yang paling menonjol dari Lee Ui Yeong adalah quality time. Ia senang menghabiskan waktu bersama orang-orang terdekatnya melalui kegiatan sederhana, seperti makan bersama, berjalan santai di taman, atau berbincang sambil minum.
Adegan-adegan seperti ini menunjukkan bahwa Lee Ui Yeong merasa dekat ketika ada momen kebersamaan yang tenang dan tanpa jarak. Dalam konteks cerita, kebiasaan itu juga memperlihatkan bahwa hubungan emosional baginya dibangun lewat kehadiran, bukan sekadar komunikasi singkat.
Acts of Service
Lee Ui Yeong juga memperlihatkan kasih sayang melalui acts of service. Ia bukan hanya senang menerima perhatian dalam bentuk bantuan, tetapi juga aktif memberi bantuan kepada orang lain.
Hal ini terlihat dari caranya membuat handuk berbentuk hewan untuk Lee Su A serta menemani Shin Ji Su di pemakaman. Di sisi pekerjaan, sikap itu terasa masuk akal karena ia bekerja sebagai staf pembelian di Hotel The Hills, posisi yang menuntut ketelitian dan kepedulian terhadap kebutuhan orang lain.
Words of Affirmation
Bagi Lee Ui Yeong, ucapan memiliki bobot emosional yang penting. Ia termasuk tipe yang nyaman menyampaikan perasaan lewat kata-kata, baik untuk orang terdekat maupun rekan kerja.
Salah satu momen yang menegaskan hal itu muncul saat ia menyatakan cintanya kepada Song Tae Seop di episode 11. Ia juga kerap memberi kalimat penghibur kepada junior-juniornya yang sedang kesulitan bekerja, sehingga karakter ini tampak sebagai sosok yang tidak pelit dukungan verbal.
Giving Gifts
Lee Ui Yeong juga menunjukkan love language melalui pemberian hadiah. Menariknya, drama ini menempatkannya sebagai karakter yang tidak kaku terhadap peran gender dalam hubungan.
Ia tidak melihat memberi hadiah sebagai kewajiban satu pihak saja. Saat hubungan dengan Song Tae Seop baru dimulai, ia justru memberi buket bunga sambil mengucapkan selamat atas hubungan mereka, sebuah detail yang mempertegas inisiatif dan kehangatan karakternya.
Physical Touch
Dari semua bentuk afeksi, physical touch tetap ada dalam cara Lee Ui Yeong mencintai, tetapi ia menerapkannya dengan batas yang jelas. Ia hanya nyaman melakukan kontak fisik dengan orang yang sangat dekat dengannya.
Dalam cerita, batas itu terlihat saat ia menggandeng tangan ibunya dan Song Tae Seop, lalu meminta dipeluk oleh sang kekasih. Sikap ini menunjukkan bahwa kedekatan fisik baginya bukan soal bebas tanpa batas, melainkan bentuk keintiman yang dipilih dengan sadar.
Rangkuman lima love language Lee Ui Yeong
- Quality time melalui kebersamaan sederhana.
- Acts of service lewat bantuan nyata kepada orang terdekat.
- Words of affirmation melalui ucapan dukungan dan pengakuan perasaan.
- Giving gifts dengan hadiah kecil yang bermakna.
- Physical touch yang tetap ia batasi hanya untuk orang tertentu.
Kombinasi lima love language ini membuat Lee Ui Yeong tampil sebagai karakter yang peka, hangat, dan penuh pertimbangan dalam menjalin hubungan. Dalam The Practical Guide to Love, ia menjadi contoh bahwa cinta bisa hadir dalam bentuk yang lembut, konsisten, dan tetap menghormati batas pribadi.
Source: www.idntimes.com








