Justin Bieber kembali jadi sorotan karena namanya masuk dalam jajaran penampil utama Coachella di Indio, California. Di atas kertas, momen ini bukan sekadar konser besar, tetapi ujian penting untuk melihat apakah ia siap menjalani comeback akbar setelah beberapa tahun diliputi persoalan pribadi, kesehatan, dan finansial.
Bieber dijadwalkan tampil sebagai headliner pada Sabtu, 11 April dan 18 April. Ia juga sudah lebih dulu memberi isyarat kesiapan itu lewat konser pemanasan di The Roxy, West Hollywood, yang ia gelar untuk sekitar 500 penggemar dan menjadi ajang kecil untuk mengukur respons publik jelang panggung yang jauh lebih besar.
Panggung besar setelah masa sulit
Kembalinya Bieber ke panggung internasional terasa penting karena ia sempat lama berada di bawah tekanan berat. Dalam beberapa tahun terakhir, penyanyi berusia 32 tahun itu menghadapi masalah kesehatan fisik dan mental yang membuat ritme kariernya terganggu.
Ia pernah mengalami sindrom Ramsay Hunt yang menyebabkan kelumpuhan sebagian wajah dan memaksanya membatalkan tur dunia pada 2022. Jauh sebelum itu, pada 2017, Bieber juga sempat menghentikan 14 jadwal tur karena berjuang dengan kesehatan mental.
Reaksi publik ikut membesar
Sorotan terhadap kondisi Bieber semakin kuat setelah ia mengunggah curahan hati di Instagram pribadinya, @lilbieber, pada 17 Juni 2025. Dalam unggahan itu, ia mengaku memiliki masalah pengendalian emosi dan menolak anggapan bahwa dirinya bisa “sembuh” begitu saja.
“Orang-orang terus menyuruhku untuk sembuh. Tidakkah kalian pikir jika aku bisa memperbaiki diriku sendiri, aku pasti sudah melakukannya? Aku tahu aku hancur. Aku tahu aku punya masalah pengendalian amarah,” tulis Bieber. Unggahan tersebut memantik gelombang simpati sekaligus kekhawatiran dari penggemar yang menilai ia sedang berusaha jujur tentang kondisi mentalnya.
Langkah musik yang tetap aktif
Di tengah sorotan soal kondisi pribadinya, Bieber tetap bergerak di jalur musik. Ia merilis album studio ketujuh berjudul Swag pada Juli 2025 secara mendadak, setelah sebelumnya menggoda penggemar lewat papan iklan dan unggahan sampul album di media sosial.
Tak lama kemudian, ia kembali merilis Swag II pada 5 September 2025, sehari setelah diumumkan di Instagram. Mengutip Channel News Asia, album itu berisi 21 lagu dengan tema cinta, kehidupan, dan pengalaman barunya sebagai ayah dari Jack Blues, putra yang ia besarkan bersama Hailey Bieber.
Daftar momen penting jelang comeback Bieber
- Tampil sebagai headliner Coachella pada 11 dan 18 April.
- Menggelar konser pemanasan di The Roxy, West Hollywood.
- Merilis album Swag pada Juli 2025.
- Mengumumkan dan merilis Swag II pada September 2025.
- Menata ulang karier di tengah sorotan soal kesehatan dan keuangan.
Tekanan finansial ikut membayangi
Masalah Bieber tidak berhenti pada kesehatan dan emosi. Laporan Page Six menyebut pengeluarannya sempat mencapai lebih dari US$ 1,3 juta per bulan pada 2022, yang kemudian dikaitkan dengan penurunan peringkat kreditnya.
Di tengah tekanan itu, Bieber menjual katalog lagunya kepada Hipgnosis Songs Capital pada Januari 2023 dengan nilai sekitar US$ 200 juta. Langkah itu dipandang banyak pihak sebagai cara untuk menambah likuiditas, apalagi ia juga disebut harus menutup berbagai kewajiban, termasuk rumah mewah di La Quinta, California, dan utang kepada mantan manajernya, Scooter Braun.
Hubungan yang berubah di balik layar
Persoalan finansial Bieber dengan Braun sempat menjadi perhatian karena Braun sebelumnya membantu menutup utang Bieber senilai US$ 26 juta kepada promotor AEG setelah tur Justice dibatalkan pada 2022. Dari uang muka tur sebesar US$ 40 juta, Bieber disebut baru melakukan satu pembayaran dan jumlahnya tidak penuh.
Sengketa itu akhirnya berakhir pada Juli lalu, ketika Bieber dilaporkan setuju mengembalikan US$ 26 juta tersebut dan setengah dari klaim US$ 11 juta terkait komisi yang belum dibayar. Meski urusan bisnisnya selesai, hubungan personal keduanya disebut tak lagi sedekat dulu.
Coachella jadi barometer paling keras
Bagi industri musik, Coachella bukan sekadar panggung besar, tetapi barometer untuk membaca kesiapan Bieber kembali mendominasi. Seorang sumber di industri musik menyebut festival itu akan menjadi indikator nyata arah langkah Bieber selanjutnya.
“Bieber memiliki sesuatu untuk dibuktikan kepada dirinya sendiri dan kepada industri. Dan Coachella akan menjadi indikator nyata bagaimana ia akan melangkah maju. Banyak hal dipertaruhkan di sini, ini tidak diragukan lagi,” kata sumber tersebut. Dengan riwayat masalah yang panjang, penampilannya di Coachella akan menunjukkan apakah Justin Bieber benar-benar siap memasuki fase baru dalam kariernya.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com