Kisah haru datang dari Harry Kiss yang membagikan momen terakhir bersama Vidi Aldiano sebelum sang putra meninggal dunia. Lewat unggahan di Instagram pribadinya, Harry menceritakan suasana penuh doa saat keluarga berkumpul di sisi Vidi dan mengiringi kepergiannya dengan lantunan kalimat suci.
Vidi Aldiano meninggal dunia pada 7 Maret 2026 setelah berjuang melawan kanker sejak 2019. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan para penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan karier dan perjuangannya.
Momen keluarga di detik-detik terakhir
Dalam ceritanya, Harry menyebut keluarga besar sudah berada di sekitar Vidi ketika kondisi sang penyanyi makin melemah. Suasana itu diisi doa dan bacaan zikir, terutama kalimat “La ilaha illallah” yang terus dibacakan agar Vidi menghadap dalam keadaan terbaik.
Harry mengatakan ibunda Vidi, Besbah, tidak berhenti melafalkan kalimat tersebut di dekat putranya. Di saat yang sama, keluarga lain juga ikut mendampingi dan menjaga suasana tetap tenang di ruangan itu.
Ia kemudian melihat gerakan kecil pada mulut Vidi yang seolah berusaha mengikuti bacaan tersebut. Respons itu menjadi salah satu momen paling membekas bagi keluarga yang menyaksikan detik-detik akhir sang penyanyi.
Bisikan terakhir sang ayah
Harry mengaku sempat mendekat ke telinga Vidi dan membisikkan pesan perpisahan. Ia menyebut dirinya mengatakan, “Vid ini papa, pergilah nak, papa akan jaga Sheila dengan sebaik-baiknya.”
Menurut Harry, saat kalimat itu disampaikan, Vidi sempat tersenyum. Senyum tipis itu kemudian menjadi kenangan terakhir yang terus diingat keluarga di tengah suasana penuh haru.
Tidak lama setelah momen tersebut, Vidi mengembuskan napas terakhirnya di hadapan orang-orang terdekat yang mendampinginya. Kepergian itu terjadi di tengah keluarga besar yang menyaksikan langsung perpisahan tersebut.
Siapa saja yang hadir saat Vidi berpulang
Harry juga menyebut sejumlah anggota keluarga dan kerabat berada di ruangan saat Vidi wafat. Nama-nama seperti Sheila Dara, ibu Besba, adik Vidi yaitu Vadi, Diva, Tayara, Devina, Pak Rasyid Tanjung, ibu Linda Faisal, Nadin, Farlan, istrinya, serta keluarga Handi Santoso disebut hadir mendampingi.
Kehadiran mereka membuat suasana perpisahan terasa sangat personal dan penuh dukungan emosional. Dalam kondisi seperti itu, keluarga memilih mengiringi Vidi dengan doa dan ketenangan, bukan dengan hiruk pikuk.
Suasana haru juga bertambah ketika lagu “A Whole New World” terdengar dari televisi di ruangan tersebut. Lagu itu menjadi latar emosional yang menyertai momen kepergian Vidi dan menambah kuat kesan perpisahan bagi keluarga yang hadir.
Ungkapan ikhlas dari sang ayah
Dalam keterangan unggahannya, Harry kembali menegaskan bahwa dirinya telah membisikkan pesan perpisahan sebelum Vidi berpulang. Ia menulis bahwa keluarga harus mengikhlaskan kepergian Vidi Aldiano dan meminta putranya pergi menghadap Sang Pencipta.
Harry menutup ceritanya dengan kalimat singkat, “Pergilah nak, kami ikhlas.” Ungkapan itu menunjukkan ketegaran keluarga dalam melepas Vidi setelah perjuangan panjang melawan penyakitnya.
Kisah yang dibagikan Harry langsung menuai simpati luas dari warganet. Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir, sementara sosok Vidi Aldiano tetap dikenang sebagai pribadi hangat, rendah hati, dan bertalenta di dunia musik Indonesia.
