Ramai Disebut Bangkrut Usai Jual BMW, Via Vallen Buka Suara Soal Asetnya

Nama Via Vallen kembali jadi sorotan setelah muncul narasi yang menyebut dirinya bangkrut usai menjual mobil BMW 430i Convertible dan sejumlah aset lain. Klarifikasi pun ia sampaikan langsung untuk meluruskan spekulasi yang berkembang di media sosial.

Penyanyi dangdut asal Surabaya itu menegaskan bahwa penjualan aset bukan tanda sedang terdesak secara ekonomi. Via menyebut langkah itu sebagai keputusan yang wajar karena aset pribadi yang tak terpakai justru bisa menjadi beban perawatan dan pajak.

Klarifikasi Via soal penjualan aset

Melalui saluran siaran di Instagram pribadinya, Via menanggapi komentar warganet yang mengaitkan penjualan mobil dan tanah dengan kondisi finansialnya. Ia menolak anggapan bahwa dirinya menjual aset karena sedang kesulitan uang.

"Soal aku jualin mobil, jualin tanah dikomenin yang tydack-tydack. Aku jualan aset ya aset aku sendiri padahal, bukan lagi ngemis juga jadi ngapaen mengsedih cobaa," tulis Via Vallen di Instagram.

Via juga menyoroti bahwa barang yang tidak lagi dipakai tetap punya konsekuensi finansial. Menurut dia, pajak dan biaya lain tetap berjalan, sehingga aset yang diam saja tidak selalu menguntungkan untuk dipertahankan.

"Barang gak kepake, tapi pajak tetep harus bayar. Pada mau bayarin apa yaa," lanjutnya.

Bukan karena kondisi ekonomi mendesak

Dalam penjelasannya, Via menekankan bahwa dirinya tidak berada dalam situasi keuangan yang memaksa untuk melepas aset. Ia bahkan menyebut tidak ada alasan untuk mengobral barang pribadi jika memang tidak sedang butuh dana cepat.

"Aku gak BU BU amatt jadi ngapain harus diobral asetnya," tulisnya.

Ia juga menjelaskan bahwa aktivitas panggungnya memang berkurang sejak 2022 setelah sempat mengalami keguguran. Namun, Via menegaskan bahwa keputusan hiatus dari dunia hiburan merupakan pilihan pribadi yang ia ambil setelah menikah dengan Chevra Yolandi.

Riwayat karier dan popularitas Via Vallen

Via Vallen, yang memiliki nama asli Maulidia Octavia, dikenal sebagai salah satu penyanyi dangdut paling populer di Indonesia. Ia memulai karier sejak usia 15 tahun dan meniti jalan profesional bersama Orkes Melayu Sera atau OM Sera.

Namanya melejit secara nasional pada 2017 lewat lagu "Sayang" yang viral di berbagai platform musik digital. Dari sana, Via mendapat julukan "Ratu Pop Koplo" dan semakin dikenal luas oleh publik.

Popularitasnya makin kuat ketika dipercaya membawakan lagu tema resmi Asian Games 2018 berjudul "Meraih Bintang". Lagu itu ikut membawa musik dangdut ke panggung internasional dan menjadi salah satu elemen yang paling diingat dari perhelatan olahraga tersebut.

Via juga pernah meraih penghargaan BraVo Awards 2019 di Rusia. Ia sempat diundang mewakili Indonesia dan tampil di panggung Asian Television Awards pada Januari 2019 di Malaysia.

Alasan aset dijual tetap jadi sorotan

Pernyataan Via memperlihatkan bahwa keputusan menjual aset tidak selalu berkaitan dengan masalah keuangan. Dalam kasusnya, faktor efisiensi dan pertimbangan praktis menjadi alasan utama, termasuk saat sebuah mobil tidak lagi dipakai namun tetap menyisakan kewajiban pajak.

Ia bahkan menyinggung pengalaman memiliki mobil Alphard yang terbakar dan akhirnya tak lagi bernilai setelah lama disimpan. Cerita itu ia gunakan untuk menggambarkan bahwa aset yang dibiarkan terlalu lama juga bisa kehilangan fungsi dan nilai ekonominya.

Saat menjawab spekulasi publik, Via memilih menegaskan bahwa penjualan aset dilakukan secara terbuka agar calon pembeli tahu asal-usul barang yang ditawarkan. Langkah itu sekaligus menjadi cara untuk mencegah penawaran yang tidak masuk akal dan menjaga proses jual beli tetap jelas.

Source: www.medcom.id
Exit mobile version