Netflix resmi memperkenalkan Scooby-Doo: Origins, serial live-action terbaru yang membawa waralaba legendaris itu ke arah yang belum pernah dicoba sebelumnya. Dalam proyek ini, Scooby tampil sebagai anak anjing Great Dane sungguhan, bukan karakter animasi atau CGI penuh seperti yang umum dilihat sebelumnya.
Pengumuman itu langsung menarik perhatian penggemar karena Netflix menyebutnya dengan slogan “Scooby is finally real”. Serial ini dijadwalkan tayang secara global pada 2027 dan menjadi live-action pertama dalam sejarah panjang Scooby-Doo.
Pendekatan baru untuk asal mula geng misteri
Alih-alih mengulang kisah klasik yang sudah dikenal luas, Scooby-Doo: Origins mengambil format origin story. Ceritanya berfokus pada awal terbentuknya kelompok pemecah misteri yang selama ini identik dengan Scooby, Shaggy, Daphne, Fred, dan Velma.
Menurut sinopsis resmi yang beredar, alur bermula saat Shaggy dan Daphne menghadapi sebuah misteri pada musim panas terakhir mereka di Camp Ruby-Spears. Di tempat itu, mereka bertemu seekor anak anjing Great Dane yang diduga menjadi saksi sebuah pembunuhan bernuansa supranatural.
Dari situ, penyelidikan berkembang dan melibatkan Velma serta Fred untuk mengungkap kasus tersebut. Selain misteri utama, serial ini juga disebut akan menyingkap rahasia pribadi para tokohnya sepanjang cerita berjalan.
Scooby hadir sebagai anjing sungguhan
Salah satu keputusan yang paling menonjol dari proyek ini adalah penggunaan anjing sungguhan untuk memerankan Scooby. Langkah itu membuat serial ini berbeda dari adaptasi live-action sebelumnya yang cenderung mengandalkan karakter CGI.
Pendekatan tersebut memberi kesan lebih realistis pada sosok Scooby, sekaligus menjadi pembeda utama yang langsung memicu pembicaraan di media sosial. Namun, pilihan itu juga menimbulkan reaksi beragam karena sebagian penggemar merasa tampilannya tidak sepenuhnya sesuai dengan bayangan mereka terhadap karakter ikonik tersebut.
Produksi dan pemeran yang mulai terungkap
Sejumlah laporan menyebut Maxwell Jenkins akan memerankan Fred Jones dan Tanner Hagen tampil sebagai Shaggy atau Norville Rogers. Proses produksi serial ini juga dikabarkan berlangsung di Atlanta, Georgia, sejak April 2026.
Informasi yang mulai terbuka itu memperkuat posisi Scooby-Doo: Origins sebagai salah satu proyek paling diperhatikan dari waralaba tersebut. Bagi Netflix, serial ini tidak hanya menawarkan nostalgia, tetapi juga upaya membangun ulang dunia Scooby-Doo dengan sentuhan yang lebih realistis.
Ekspektasi penggemar terhadap format baru
Respons publik terhadap pengumuman ini terbagi. Sebagian penonton menyambut konsep tersebut dengan antusias karena ingin melihat Scooby tampil dalam versi yang lebih nyata, sementara yang lain masih menunggu bagaimana eksekusi visual dan narasi serial ini ketika tayang nanti.
Meski begitu, kombinasi antara pendekatan misteri klasik dan format live-action yang lebih realistis membuat Scooby-Doo: Origins menempati posisi penting di daftar tontonan yang paling dinanti. Serial ini dipandang berpotensi menarik penonton lama yang tumbuh bersama Scooby-Doo, sekaligus mengenalkan waralaba itu kepada generasi baru dalam format yang berbeda.
Source: lifestyle.bisnis.com