Yayan Ruhian kembali menjadi sorotan setelah ketangguhannya di film laga The Furious memukau sutradara aksi asal Jepang, Kenji Tanigaki. Di balik proses syuting yang melelahkan, fisik Yayan disebut tetap stabil saat banyak pemain lain mulai kelelahan.
Kesan itu muncul dari cerita Joe Taslim, yang menjadi lawan main Yayan dalam film tersebut. Joe menuturkan bahwa Kenji terkejut melihat Yayan tetap santai di tengah kondisi kru dan pemain lain yang sudah mulai pegal, bengkak, hingga harus dipijat.
Kekaguman Kenji Tanigaki pada Ketahanan Yayan
Joe Taslim mengisahkan bahwa pada adegan final, suasana syuting sudah sangat menguras tenaga. Namun, Yayan Ruhian justru terlihat tenang dan tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan yang berarti.
Menurut Joe, Kenji sampai melontarkan pujian yang menunjukkan betapa besar rasa kagumnya terhadap aktor Indonesia itu. “Ini orang Indonesia gila-gila ya, kuat-kuat banget,” ujar Joe menirukan komentar sang sutradara.
Reaksi itu mempertegas reputasi Yayan sebagai aktor laga yang tidak hanya mengandalkan teknik, tetapi juga daya tahan fisik yang kuat. Di lingkungan produksi film aksi yang menuntut presisi dan stamina tinggi, kemampuan itu menjadi nilai penting.
Keraguan yang Berubah Jadi Latihan Lebih Keras
Di balik penampilannya yang tangguh, Yayan sempat mengakui ada keraguan saat menerima tawaran The Furious. Salah satu alasannya adalah ia harus kembali beradu akting dan aksi dengan Joe Taslim, 15 tahun setelah pertemuan mereka di The Raid.
Yayan mengaku sempat bertanya pada diri sendiri apakah ia masih sanggup menghadapi karakter Jaka yang dahulu dimainkan Joe. Keraguan itu tidak berhenti di situ, karena lawan main dan kru yang terlibat juga lebih muda dan dinamis.
Alih-alih mengendur, kondisi itu justru mendorong Yayan untuk memperketat disiplin latihan. Ia bahkan menyebut pola latihannya bisa melampaui rekan-rekan lain di produksi.
“Kalau mereka latihan tiga kali seminggu, saya kalau bisa sehari tiga kali. Kalau mereka lari dua hari sekali, saya setiap hari,” kata Yayan tentang cara menjaga kebugarannya.
Duet Lama yang Kembali Menghidupkan Antusiasme Penonton
The Furious mempertemukan lagi Yayan Ruhian dan Joe Taslim dalam satu film laga besar. Bagi penggemar genre aksi, kombinasi keduanya langsung menambah daya tarik film ini sejak awal.
Film produksi Hong Kong itu mengisahkan Wang Wei, seorang pedagang yang berusaha menyelamatkan putrinya dari sindikat perdagangan manusia. Dalam upaya tersebut, ia bekerja sama dengan Navin, karakter jurnalis yang diperankan Joe Taslim.
Kehadiran Xie Miao sebagai pemeran utama, ditambah reputasi Kenji Tanigaki sebagai sutradara sekaligus koreografer laga, membuat proyek ini mendapat perhatian besar. Hingga per 5 Juni 2026, The Furious mencatat rating 100% di Rotten Tomatoes.
Antusiasme Menjelang Penayangan di Indonesia
Film ini dijadwalkan tayang di Indonesia pada 17 Juni 2026 dan menjadi salah satu judul yang paling dinantikan penggemar film aksi. Kombinasi cerita penyelamatan, koreografi laga, dan reuni dua aktor Indonesia berpengalaman membuat ekspektasi publik ikut meningkat.
Bagi Kenji Tanigaki, ketangguhan Yayan Ruhian tampaknya bukan sekadar soal fisik, melainkan juga profesionalisme dalam menjaga performa di tengah syuting yang berat. Di tengah deretan pemain dan kru yang kelelahan, Yayan justru tampil sebagai sosok yang tetap siap bertahan hingga akhir proses adegan.
Source: mediaindonesia.com