Penyanyi Anisa Rahma dan suaminya, Anandito Dwis, menegaskan bahwa perjalanan umrah mereka bersama Hanania Travel pada 2023 tidak sepenuhnya gratis meski dilakukan dalam skema endorsement. Keduanya menyebut masih mengeluarkan dana pribadi sekitar Rp 100 juta untuk memberangkatkan anggota keluarga yang ikut berangkat umrah bersama mereka.
Pernyataan itu muncul setelah Anisa dan Anandito menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Jumat (12/6/2026) terkait kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang menyeret Hanania Travel. Dalam pemeriksaan tersebut, keduanya dimintai keterangan mengenai kerja sama promosi yang pernah terjalin dengan biro perjalanan itu.
Skema kerja sama dan biaya keluarga
Anandito menjelaskan, kerja sama yang dijalankan dengan Hanania Travel memang berbentuk promosi atau endorsement. Namun, ia menegaskan bahwa ada sejumlah anggota keluarga yang ikut berangkat dengan pembiayaan mandiri, bukan ditanggung pihak travel.
“Kami membawa atau mengajak dengan biaya kami sendiri lima keluarga, ada anak-anak, anak kami juga. Dan itu pun menggunakan biaya kami sendiri, totalnya mungkin sekitar Rp 100 juta. Jadi kami tidak hanya kerja sama endorse saja, tetapi kami juga membawa jemaah dari keluarga kami sendiri dan semuanya membayar,” kata Anandito, dikutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment, Sabtu (13/6/2026).
Penjelasan tersebut menjadi penting karena publik sempat mempertanyakan bentuk hubungan keduanya dengan Hanania Travel. Pasangan ini menegaskan bahwa kerja sama promosi tidak berarti seluruh perjalanan mereka dibayar penuh oleh pihak biro perjalanan.
Pemeriksaan penyidik berlangsung sekitar empat jam
Anisa mengungkapkan bahwa dirinya diperiksa selama sekitar empat jam dan mendapat 32 pertanyaan dari penyidik. Sementara itu, Anandito menerima 31 pertanyaan yang sebagian besar berkaitan dengan kerja sama mereka dengan Hanania Travel pada 2023.
Keduanya juga menegaskan tidak pernah menerima aliran dana dari pihak yang kini dilaporkan oleh sejumlah jemaah. Anisa menyebut pemeriksaan itu berfokus pada hubungan kerja sama yang pernah dilakukan dan dugaan keterkaitan dengan aliran dana perusahaan.
“Saya mendapatkan pertanyaan sebanyak 32 pertanyaan dari penyidik, sementara suami 31 pertanyaan terkait kerja sama dengan Hanania Travel tahun 2023 lalu. Intinya saya tidak pernah menerima aliran dana dari mereka,” ujar Anisa.
Terkejut saat kasus mencuat
Pasangan ini juga mengaku kaget ketika mengetahui Hanania Travel kemudian terseret persoalan hukum. Menurut Anisa, saat kerja sama berlangsung, tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan adanya masalah seperti yang kini mencuat ke publik.
“Tentunya kita kaget banget, enggak nyangka juga karena pada saat kerja sama dengan kita itu memang tidak ada sama sekali isu-isu seperti sekarang ini,” tutur mantan personel Cherrybelle itu.
Keterangan tersebut memperlihatkan bahwa kerja sama promosi yang dilakukan pada masa itu berjalan dalam situasi yang, menurut mereka, tampak normal. Kasus yang kini bergulir justru memunculkan pertanyaan baru tentang bagaimana aliran dana dan pola kerja sama dengan sejumlah figur publik dilakukan oleh pihak travel.
Nama-nama publik figur ikut diperiksa
Kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Travel juga menyeret sejumlah publik figur lain yang pernah bekerja sama dengan perusahaan tersebut. Penyidik Polda Metro Jaya turut meminta keterangan dari beberapa artis dan influencer untuk menelusuri pola promosi serta aliran dana yang diduga digelapkan.
Sejumlah nama yang disebut ikut dimintai keterangan antara lain Anwar BAB, Praz Teguh, Paula Verhoeven, Keanu Angelo, hingga pasangan selebritas Roger Danuarta dan Cut Meyriska. Pemeriksaan itu dilakukan untuk membantu penyidik mengurai hubungan kerja sama promosi yang terjalin dengan Hanania Travel.
Di tengah proses penyidikan yang masih berjalan, penjelasan Anisa dan Anandito menjadi salah satu keterangan penting karena menunjukkan bahwa hubungan mereka dengan Hanania Travel tidak berhenti pada endorsement semata. Pasangan ini menekankan ada biaya pribadi yang tetap mereka keluarkan untuk keluarga, sementara mereka juga membantah menerima dana dari pihak travel yang kini tengah diperiksa polisi.
