Betrand Peto Pasang Badan Untuk Ruben Onsu, Singgung Tamparan dan Fitnah Berkepanjangan

Betrand Peto kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan pembelaan terbuka untuk Ruben Onsu lewat Instagram Story. Dalam unggahan itu, Betrand menegur seorang wanita yang disebutnya terus menyebarkan fitnah dan mengajak orang lain membenci ayah angkatnya.

Pernyataan itu memancing perhatian publik karena Betrand tidak hanya membahas soal hoaks, tetapi juga menyinggung tekanan yang disebut telah berlangsung cukup lama. Ia menegaskan bahwa selama ini dirinya memilih diam karena mengikuti permintaan Ruben Onsu, namun ada hal-hal yang disebutnya tidak pernah ia buka ke publik.

Betrand minta tuduhan terhadap Ruben dihentikan

Dalam unggahan yang dibagikan pada Jumat, 12 Juni 2026, Betrand meminta wanita yang ia sebut “tante” itu berhenti menyebarkan cerita yang tidak benar tentang Ruben Onsu. Ia juga menyinggung upaya mengajak orang lain untuk ikut memusuhi ayah angkatnya.

“Tante, stop ajakin orang-orang untuk benci ayah. Stop sok-sok jagoan seolah punya rahasia,” tulis Betrand dalam unggahan tersebut. Ucapan itu memperlihatkan bahwa Betrand ingin menghentikan narasi negatif yang menurutnya sudah terlalu jauh berkembang.

Betrand lalu menyebut dirinya sebenarnya sudah lama menahan banyak hal. Ia mengatakan ada sejumlah cerita yang tidak ia sampaikan karena menghormati permintaan Ruben Onsu.

“Lupa? Banyak juga yang aku tahan-tahan dan tidak ceritakan,” ujarnya.

Singgung tekanan yang disebut berlangsung hampir dua tahun

Dalam curhatnya, Betrand juga menilai bahwa fitnah terhadap Ruben bukan hal baru. Ia menyebut ada pihak yang terus mengarahkan orang lain untuk membenci Ruben dan menjatuhkan nama baiknya.

“Kalian selalu mengerahkan pendukung kalian untuk membenci ayah, katain ayah. Hampir dua tahun kalian selalu memastikan rezeki ayah,” kata Betrand. Pernyataan itu menunjukkan bahwa ia memandang situasi ini bukan sekadar perdebatan biasa, melainkan serangan yang terus berulang.

Betrand juga menyoroti sikap Ruben Onsu yang menurutnya tidak pernah membalas semua tuduhan itu. Di tengah tekanan yang disebut berlangsung lama, Ruben justru tetap diam.

Sikap diam itu tampaknya menjadi alasan mengapa Betrand akhirnya memilih bicara. Ia memberi sinyal bahwa ada batas kesabaran ketika serangan terus diarahkan kepada keluarganya.

Betrand sebut tidak pernah ditampar Ruben

Bagian yang paling disorot dari unggahan Betrand adalah saat ia menyinggung soal tamparan. Ia menegaskan bahwa Ruben Onsu tidak pernah melakukan kekerasan fisik terhadap dirinya selama mereka hidup bersama.

“Selama saya sama ayah dari dulu, ayah tidak pernah tampar atau pukul saya. Tapi kalau tante?” tuturnya. Kalimat itu menjadi penegasan langsung dari Betrand bahwa hubungan dirinya dengan Ruben tidak pernah diwarnai tindakan kasar seperti yang disebutkan pihak lain.

Pernyataan tersebut juga sekaligus menjadi bantahan terhadap tuduhan yang dinilainya tidak sesuai fakta. Betrand memakai pengalamannya sendiri untuk menjelaskan bahwa narasi yang beredar tidak mencerminkan kehidupan yang ia jalani bersama Ruben Onsu.

Nada keras Betrand menunjukkan pembelaan pribadi

Unggahan Betrand memperlihatkan bahwa isu ini tidak lagi hanya soal nama baik Ruben Onsu, tetapi juga menyentuh ruang personal bagi dirinya. Ia berbicara dengan nada keras karena merasa ada batas yang sudah dilanggar.

“Kenapa nggak terima sama teguran Tuhan? Yang katain ayah duluan siapa? Ayah seolah-olah hina di mata kalian, manusia yang tidak tau terima kasih,” tegas Betrand. Ucapan itu menutup curhatnya dengan penekanan bahwa tindakan buruk akan kembali kepada pelakunya.

Pembelaan Betrand terhadap Ruben Onsu pun kembali memperlihatkan kedekatan hubungan keduanya. Di tengah kabar miring yang terus beredar, Betrand memilih berdiri di sisi ayah angkatnya dan menolak tuduhan yang menurutnya tidak berdasar.

Source: www.suara.com

Terkait