Dara Arafah Kembalikan Rp10 Juta, Lebih Kasihan Pada Korban Hanania Travel

Selebgram Dara Arafah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan umrah oleh Hanania Group. Dalam pemeriksaan itu, Dara juga mengembalikan uang saku Rp10 juta yang dulu ia terima saat berangkat umrah, dan langkah itu ia sebut sebagai inisiatif pribadi tanpa paksaan.

Dara menegaskan bahwa uang saku tersebut memang sudah ia niatkan untuk dikembalikan sejak awal. Keberangkatannya pada 2022 lalu berstatus sebagai guest star dengan sistem barter konten, tanpa menerima aliran dana promosi lain dari pihak Hanania.

Pengembalian uang dilakukan atas inisiatif sendiri

Usai diperiksa, Dara menjelaskan bahwa uang saku yang diterimanya setara Rp10 juta. Ia menyebut keputusan untuk mengembalikannya bukan karena desakan siapa pun, melainkan karena memang sudah menjadi niat pribadi sejak awal.

Dara juga meluruskan anggapan bahwa seluruh rekan selebgram yang ikut dalam rombongan umrah mendapat fasilitas serupa. Menurutnya, hanya beberapa orang yang menerima uang saku, sedangkan yang lain tidak mendapatkannya.

Awal kerja sama sempat ditolak

Dara mengaku awalnya dihubungi langsung oleh Direktur Hanania, Ahmad Syah Farhan, melalui media sosial sebelum diarahkan ke manajernya. Tawaran itu sempat ia tolak beberapa kali, tetapi akhirnya diterima karena saat itu ia diajak pergi bersama teman-teman dekatnya.

Ia mengatakan tidak menaruh kecurigaan ketika itu karena Hanania disebut memiliki izin umrah resmi, rekam jejak yang dinilai bersih, dan sejumlah testimoni positif dari jemaah sebelumnya. Situasi itu membuatnya merasa kerja sama tersebut berjalan dalam koridor yang wajar.

Fokus pada korban, bukan reputasi pribadi

Meski namanya ikut terseret dalam perkara ini, Dara tidak menempatkan persoalan citra diri sebagai hal utama. Ia justru menyoroti nasib ratusan jemaah yang diduga dirugikan, terutama para lansia yang gagal berangkat umrah.

“Nama baik ya pastinya terganggu. Cuma menurut aku itu semua enggak sepadan sama korban dari Hanania itu sendiri yang memang dirugikan secara materi dan waktu,” ujarnya. Dara juga menambahkan bahwa banyak korban yang sudah berusia lanjut, sehingga rasa iba lebih besar tertuju kepada mereka.

Pemeriksaan berlangsung bersama selebgram lain

Pemeriksaan Dara pada kesempatan tersebut dilakukan bersamaan dengan selebgram Sarah Gibson. Sementara itu, Karin Novilda alias Awkarin belum dapat hadir karena masih berada di Australia dan akan dijadwalkan ulang oleh penyidik.

Kasus dugaan penipuan umrah Hanania Group terus bergulir dengan memeriksa sejumlah saksi dari kalangan publik figur yang pernah terlibat dalam aktivitas promosi atau perjalanan umrah bersama pihak travel. Dalam proses itu, pengembalian uang saku oleh Dara menjadi salah satu langkah yang menegaskan sikapnya untuk memisahkan urusan pribadi dari kerugian besar yang dialami para jemaah.

Source: www.suara.com

Terkait