Hard Lights, BEAUZ, Dan Solar State Menyulut Mad World Dengan Energi Dan Gelisah Zaman

Hard Lights menggandeng BEAUZ dan Solar State dalam single terbaru berjudul “Mad World”, sebuah kolaborasi lintas benua yang memadukan energi musik klub dengan nuansa techno modern. Lagu ini tidak hanya dirancang untuk menghidupkan lantai dansa, tetapi juga membawa pesan yang menyoroti kegelisahan dan kebingungan yang banyak dirasakan di tengah perubahan sosial saat ini.

Lewat komposisi yang melodik, perkusi yang dinamis, bassline bertenaga, dan melodi utama yang kuat, “Mad World” tampil sebagai track yang diarahkan untuk panggung festival maupun playlist musik elektronik. Di saat yang sama, karya ini menegaskan bahwa musik dansa juga bisa memuat lapisan makna yang lebih reflektif.

Kolaborasi yang Terbangun Secara Natural

Hard Lights menjelaskan bahwa kerja sama ini berlangsung dengan proses yang mengalir. Ia sudah lama berteman dengan BEAUZ, sementara Solar State masuk membawa vokal dan ide songwriting yang kemudian membuka percikan kreatif di studio.

Kehadiran tiga musisi dari latar berbeda memberi warna yang khas pada proyek ini. Hard Lights berasal dari Malaysia, BEAUZ adalah duo bersaudara asal Amerika Serikat, dan Solar State datang dari Belanda.

Proses Produksi yang Memakan Waktu

Pengerjaan “Mad World” tidak selesai dalam waktu singkat. Hard Lights menyebut timnya membutuhkan sekitar enam bulan untuk merampungkan lagu ini, dengan tantangan terbesar terletak pada pencarian karakter drop yang paling pas.

Selama kurang lebih dua bulan, berbagai eksperimen dilakukan sampai akhirnya formula final ditemukan. Dari titik itu, lagu ini mulai memiliki bentuk yang dianggap paling sesuai dengan arah musik yang ingin dibangun.

Pesan di Balik Musik yang Enerjik

Di balik nuansa yang agresif dan penuh dorongan ritmis, “Mad World” mengangkat tema yang lebih serius. Lagu ini merefleksikan rasa tidak nyaman, disorientasi, dan kegelisahan yang kerap muncul ketika masyarakat menghadapi situasi dunia yang terasa semakin kacau.

Konsep tersebut juga terlihat pada sampul lagu yang menampilkan gambaran dunia yang semrawut, tetapi tetap punya daya tarik visual. Pendekatan ini menguatkan pesan bahwa sesuatu yang tampak kacau pun masih bisa memikat dan menyimpan makna.

Dirancang untuk Berbagai Panggung Musik Elektronik

Hard Lights menyebut “Mad World” sebagai karya techno crossover yang bisa menjangkau berbagai jenis pendengar musik elektronik. Lagu ini dinilai cocok untuk melodic techno, dance, hingga set utama festival berskala besar.

Lagu tersebut juga dibawakan perdana dalam Asia Tour 2026 milik Hard Lights, yang mencakup Taipei, Jakarta, Hong Kong, Bali, dan Kuala Lumpur. Setelah perilisan ini, Hard Lights masih menyiapkan karya baru, termasuk kolaborasi besar yang akan diumumkan kemudian.

Musisi bernama lengkap Joshua Tan itu ingin terus membuat track yang tetap kuat di dancefloor, tetapi juga memberi ruang untuk berpikir. Target itu sejalan dengan karakter “Mad World”, yang menggabungkan dorongan energi klub dengan pesan yang relevan dengan realitas sosial hari ini.

Source: www.medcom.id

Terkait