Kondisi kesehatan Haji Bolot menunjukkan perkembangan yang lebih baik setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pelawak berusia 84 tahun itu kini sudah dipindahkan ke ruang rawat inap, tetapi dokter belum mengizinkan dirinya pulang ke rumah.
Manajer Haji Bolot, Wahyu, mengatakan kondisi sang pelawak terus berangsur membaik sejak mengalami serangan jantung hampir dua minggu lalu. Meski begitu, pemulihan masih menjadi fokus utama tim medis agar kondisi tubuhnya benar-benar stabil.
Sudah bisa berkomunikasi, tapi tetap dibatasi
Wahyu menyebut Haji Bolot mulai bisa berkomunikasi dengan keluarga. Namun, dokter memberi anjuran agar komunikasi tidak terlalu sering dilakukan supaya proses penyembuhan bisa berlangsung lebih cepat.
Ia juga menjelaskan bahwa status perawatan Haji Bolot sudah berubah dari ruang Intensive Coronary Care Unit (ICCU) ke ruang rawat inap. Perpindahan ini menandakan ada perkembangan positif, meski pengawasan medis tetap diperlukan.
Masuk rumah sakit setelah mengeluh sesak dada
Haji Bolot dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami sesak dada pada Rabu, 10 Juni 2026. Saat diperiksa di Unit Gawat Darurat, dokter menemukan dugaan serangan jantung dan langsung memberikan penanganan lanjutan.
Dalam perjalanan menuju RS Fatmawati, Jakarta Selatan, dari rumah sakit di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Bolot masih dalam keadaan sadar. Ia kemudian dibawa menggunakan ambulans agar mendapatkan tindakan medis yang lebih cepat.
Riwayat penanganan medis
Sebelum dipindahkan ke ruang rawat inap, Haji Bolot sempat dirawat di ICCU untuk pemulihan jantung. Selain masalah pada jantung, ia juga disebut memiliki komplikasi pada ginjal dan paru-paru.
Tim dokter juga sempat melakukan cuci darah sebagai bagian dari penanganan medis. Kondisi tersebut membuat proses pemulihan perlu dilakukan secara bertahap dan tidak terburu-buru.
Perkembangan terbaru ini memberi kabar yang lebih melegakan bagi keluarga dan orang terdekat Haji Bolot. Namun, berdasarkan keterangan Wahyu, masa rawat inap masih berlanjut karena dokter ingin memastikan proses pemulihan berjalan optimal sebelum memutuskan ia boleh pulang.
