Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri, mengungkap bahwa dirinya diduga menjadi korban penipuan oleh seorang teman sendiri. Lewat unggahan Instagram Story, Tantri menyampaikan bahwa orang yang dimaksud sudah lebih dari 3×24 jam menghilang dan belum menunjukkan itikad baik untuk bertemu maupun menyelesaikan masalah.
Tantri juga menyebut kasus ini tidak hanya merugikan dirinya, tetapi juga banyak korban lain. Dalam unggahannya, ia menuliskan bahwa total kerugian yang dihimpun bersama korban lain disebut hampir menyentuh Rp10 miliar.
Tantri sebut sudah kumpulkan bukti dan korban lain ikut terdampak
Dalam curahan hatinya, Tantri mengucapkan terima kasih kepada warganet yang memberi dukungan dan membagikan unggahannya. Ia menegaskan bahwa dugaan penipuan itu benar terjadi dan masih menyisakan persoalan besar yang belum terselesaikan.
Tantri menyebut nama Poppy Nupitasari sebagai sosok yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Ia bersama sejumlah korban lain disebut masih berupaya mencari keberadaan perempuan itu karena sulit dihubungi sejak beberapa hari terakhir.
Unggah foto dan minta bantuan publik
Tantri kemudian meminta bantuan melalui media sosial agar publik dapat membantu mencari informasi terkait keberadaan terduga pelaku. Langkah itu ia ambil karena hingga kini belum ada kejelasan dari pihak yang bersangkutan.
Dalam unggahannya, Tantri juga menuliskan bahwa dirinya sebenarnya bisa membawa kasus ini ke ranah hukum. Namun, ia masih ingin memberi kesempatan agar persoalan itu bisa dibicarakan dan diselesaikan terlebih dahulu secara baik-baik.
Masih berharap ada itikad baik
Istri musisi Arda Naff itu mengatakan para korban sudah mengumpulkan bukti yang dianggap cukup kuat. Meski begitu, ia masih berharap pihak yang diduga terlibat mau datang dan bertanggung jawab sebelum kasus ini masuk ke proses hukum.
Tantri juga menyinggung kondisi para korban yang menurutnya mengalami kerugian besar, termasuk ada yang mempertaruhkan tabungan untuk biaya pengobatan hingga kebutuhan anak-anak. Ia mengaku sangat kecewa karena orang yang dianggap teman justru diduga memanfaatkan kepercayaannya.
Rasa sakit hati itu ia sampaikan dengan nada emosional dalam unggahannya, karena peristiwa tersebut datang dari orang dekat. Hingga saat ini, Tantri masih menunggu penyelesaian dan berharap pihak terkait menunjukkan tanggung jawab sebelum langkah hukum ditempuh lebih jauh.
Source: www.medcom.id






