Ruben Onsu meluapkan kekecewaannya kepada Giorgio Antonio setelah merasa momen kebersamaannya dengan putrinya, Thania, terganggu oleh kehadiran sosok yang disebut ikut mengawasi. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Ruben menilai tindakan itu sudah melampaui batas karena menyentuh ruang pribadi yang seharusnya menjadi waktu ayah dan anak.
Dalam pernyataannya, Ruben menegaskan bahwa dirinya mengetahui keberadaan Giorgio dari timnya dan sempat menoleh ke arah yang disebut sebagai kekasih mantan istrinya, Sarwendah. Ia lalu menyampaikan pesan keras bahwa dirinya adalah ayah kandung Thania, sehingga pihak lain tidak semestinya mengambil peran yang bukan haknya.
Ruben soroti batas dalam urusan anak
Ruben menyebut kehadiran Giorgio telah merusak momen kebersamaan yang seharusnya memberi ruang berkualitas antara dirinya dan sang anak. Ia menekankan bahwa urusan pribadi antara Sarwendah dan Giorgio bukanlah bagian dari yang ingin ia campuri, tetapi urusan anak tetap menjadi tanggung jawabnya sebagai orang tua kandung.
Dalam unggahan itu, Ruben juga menyinggung nafkah yang masih ia berikan untuk anaknya. Ia menegaskan bahwa hubungan pribadi mantan istrinya dengan Giorgio tidak perlu dibawa masuk ke dalam urusan pengasuhan anak-anaknya.
Peringatan keras soal campur tangan
Ruben menolak perlakuan yang menurutnya membuat dirinya seolah harus diawasi seperti orang yang berbahaya. Ia meminta agar tidak ada pihak yang bertindak seolah-olah dirinya bukan orang tua yang sah dalam kehidupan anak-anaknya, termasuk Thalia, Thania, dan putra angkatnya, Betrand Peto Putra Onsu.
Ia juga memberi peringatan agar kejadian serupa tidak terulang. Ruben bahkan membuka kemungkinan menempuh langkah hukum jika situasi itu terus berlanjut dan dinilainya semakin melewati batas.
Soroti pembahasan soal perceraian
Di bagian lain pernyataannya, Ruben heran karena perceraian dirinya dan Sarwendah masih terus dibahas dalam ruang publik. Menurutnya, perpisahan itu sudah selesai, sehingga masing-masing pihak seharusnya melanjutkan hidup tanpa terus mengungkit alasan lama.
Ruben juga menyinggung adanya obrolan di siaran langsung yang menurutnya mengarah kepada dirinya dan kembali membahas alasan perceraian. Ia menilai topik tersebut tidak relevan karena inti persoalan saat ini adalah relasi orang tua dengan anak, bukan latar belakang perpisahan.
Pesan agar saling menghormati
Ruben turut mengingatkan pentingnya menjaga ucapan dan menghormati sesama. Ia menilai tidak ada alasan bagi siapa pun untuk merasa paling benar hanya karena mengetahui masa lalu orang lain.
Ia kemudian menutup pernyataannya dengan nada reflektif, sambil menyebut bahwa pengalaman hidupnya, termasuk masa sulit dalam rumah tangga, telah ia jadikan pelajaran. Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan dari Giorgio Antonio maupun Sarwendah atas pernyataan Ruben tersebut.
