5 Drakor Ghost-Hunting Paling Epic, Dari Aksi Bela Diri Hingga Konspirasi Istana

Kembalinya Nam Joo Hyuk lewat The East Palace membuat drama ghost-hunting kembali jadi sorotan. Genre ini tidak hanya menawarkan kisah pemburu hantu, tetapi juga duel fisik, misteri supranatural, dan konflik emosional yang kuat.

Daya tariknya terletak pada cara setiap drama membangun ancaman dari roh jahat dengan gaya yang berbeda. Ada yang memakai pendekatan modern, ada yang bertumpu pada mitologi Joseon, dan ada juga yang memadukan aksi besar dengan visual efek yang terasa megah.

The Uncanny Counter, aksi pemburu hantu bergaya modern

The Uncanny Counter menampilkan para Counters yang menyamar sebagai karyawan kedai mi. Mereka memburu roh jahat dengan aksi bela diri yang intens dan kerja sama tim yang solid.

Drama ini diadaptasi dari webtoon populer. Alih-alih mengenakan jubah mistis, para pemburunya justru memakai baju olahraga berwarna terang, yang membuat konsepnya terasa segar dan mudah dikenali.

Sell Your Haunted House, exorcism dan bisnis properti

Sell Your Haunted House membawa ide yang unik karena menggabungkan dunia agen properti dengan aktivitas supranatural. Dalam drama ini, pengusiran hantu dilakukan di gedung berhantu agar harga jual properti tidak jatuh di pasaran.

Jang Na Ra bahkan mempelajari boxing dan parkour secara intensif untuk memerankan bos pengusiran hantu yang dingin dan jago bertarung. Pendekatan itu membuat drama ini menonjol sebagai ghost-hunting yang tetap punya sentuhan realistis dalam konflik fisiknya.

Island, skala pertarungan yang lebih besar

Island tidak berhenti pada hantu tradisional. Ceritanya berfokus pada pemburu hantu yang melawan iblis nafsu jahat yang berniat menghancurkan dunia.

Drama ini memakai belati pemotong iblis dan sutra pengikat mantra supranatural sebagai senjata utama. Efek visual monsternya digarap sangat detail, sementara penampilan Kim Nam Gil memberi daya tarik tambahan bagi penonton.

The Haunted Palace, horor Joseon yang bercampur romansa

The Haunted Palace mengambil latar pertempuran melawan roh jahat di era Joseon. Ceritanya berpusat pada seorang dukun wanita dan roh siluman ular legendaris yang merasuki tubuh cinta pertamanya.

Drama ini memadukan ketegangan mistis dengan romansa yang emosional. Yook Sung Jae juga ditampilkan memerankan dua kepribadian sekaligus, sambil membasmi hantu yang berada di istana kerajaan.

The East Palace, standar baru sageuk horor

The East Palace mengikuti Gu Cheon, pemburu hantu yang bisa melintas antara dunia manusia dan dunia arwah. Kemampuan itu dipakai untuk membasmi roh pendendam di dalam istana Joseon.

Drama ini disebut memberi standar baru untuk sageuk horor lewat perpaduan aksi pemburuan hantu yang kelam dan misteri politik penuh konspirasi gelap. Proyek comeback Nam Joo Hyuk setelah wajib militer ini dijadwalkan tayang di Netflix mulai 17/07/2026.

Kelima drama ini menunjukkan bahwa ghost-hunting di drama Korea tidak pernah berdiri di satu pola yang sama. Setiap judul menawarkan kombinasi berbeda antara aksi, visual, mitologi, dan konflik karakter, sehingga genre ini terus punya tempat di daftar tontonan penonton yang mencari ketegangan sekaligus hiburan.

Source: www.idntimes.com

Terkait