Ruben Onsu Soroti Hak Asuh, Keputusan Anak Tak Boleh Jadi Pelampiasan Konflik

Author: Qoo Media

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah soal hak asuh anak masih berlanjut, dan Ruben menegaskan keberatannya saat persoalan keluarga itu justru diarahkan kembali ke Thalia dan Thania. Ia menilai anak tidak semestinya ikut memikul beban keputusan orang tua.

Dalam pernyataannya yang dikutip dari kanal YouTube Nanda Persada, Rabu (8/7/2026), Ruben mempertanyakan logika ketika keputusan penting malah diserahkan kepada anak. Ia menekankan bahwa orang tua seharusnya mengambil sikap terbaik tanpa menyeret anak ke dalam konflik.

Keberatan Ruben terhadap alasan “tanya ke anak”

Ruben menyebut dirinya tidak nyaman jika dari pihak Sarwendah ada respons yang kembali melempar persoalan ke anak-anak. Menurut dia, anak memiliki persepsinya sendiri, sehingga keputusan tetap harus berada di tangan orang tua.

“Kalau dari ibunya dilempar lagi ke sini dengan alasan tanya ke anaknya, ya anak punya persepsinya sendiri. Sebenarnya siapa orang tua di sini?” ungkap Ruben seperti dikutip Beritasatu.com.

Ia juga menolak anggapan bahwa persoalan komunikasi dengan anak-anak sudah selesai hanya karena tidak ada larangan bertemu. Bagi Ruben, masalah utamanya ada pada cara keputusan dinegosiasikan, bukan sekadar soal akses bertemu anak.

Fokus hanya pada hak asuh anak

Ruben menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini hanya berkaitan dengan hak asuh kedua putrinya. Ia mengatakan tidak ingin membawa isu lain ke dalam perkara ini karena yang paling penting baginya adalah waktu bersama anak-anak.

“Intinya, gue cuma minta waktu buat anak. Gue hanya ikut andil ketika berbicara soal hak asuh anak,” tandas Ruben.

Dalam penjelasannya, Ruben juga menyinggung bahwa dirinya tidak ingin persoalan lain seperti tudingan cemburu atas hubungan Sarwendah dengan Giorgio Antonio atau ancaman dari Jordi Onsu ikut melebar. Ia menempatkan hak asuh sebagai satu-satunya isu yang menurutnya layak dibahas di tengah proses hukum yang masih berjalan.

Di tengah situasi itu, Ruben berharap negosiasi apa pun yang melibatkan anak tetap disampaikan dengan cara yang baik. Ia mengingatkan bahwa orang tua semestinya tidak kalah argumen terhadap anak ketika menyangkut keputusan yang sejatinya menjadi tanggung jawab orang dewasa.

Source: www.beritasatu.com
Terbaru