Dunia musik internasional berduka setelah Bonnie Tyler meninggal dunia pada usia 75 tahun. Penyanyi asal Wales itu dikenal lewat suara serak khas yang membesarkan lagu-lagu seperti Total Eclipse of the Heart dan Holding Out for a Hero.
Kabar duka ini disampaikan melalui pernyataan resmi di halaman Facebook miliknya. Pihak keluarga dan tim menyebut Tyler meninggal secara tak terduga di sebuah rumah sakit di Portugal, tempat ia menjalani perawatan medis.
Perjalanan yang berawal dari panggung kecil
Bonnie Tyler lahir dengan nama Gaynor Hopkins di desa Skewen, dekat Swansea. Ia memulai karier dari bawah, tampil di klub-klub lokal sambil bekerja di toko kelontong sebelum bakatnya ditemukan oleh seorang pencari bakat saat ia menyanyikan Band of Gold milik Freda Payne.
Suara khas Tyler justru terbentuk setelah ia menjalani operasi nodul pada pita suara. Prosedur itu memberinya karakter vokal yang lebih serak dan tajam, yang kemudian menjadi ciri paling dikenal dari dirinya.
Kesuksesan internasional pertamanya datang lewat It’s a Heartache pada 1977. Lagu itu menandai awal namanya dikenal luas di panggung musik dunia.
| Tahun | Lagu | Pencapaian |
|---|---|---|
| 1977 | It’s a Heartache | No. 3 di AS, No. 4 di Inggris |
| 1983 | Total Eclipse of the Heart | No. 1 di AS dan Inggris |
| 1984 | Holding Out for a Hero | Masuk soundtrack Footloose, No. 2 di Inggris |
| 1984 | Here She Comes | Nominasi Grammy ketiga dalam dua tahun |
| 2003 | Si demain… (Turn Around) | No. 1 di Prancis selama 10 minggu |
Puncak karier bersama Jim Steinman
Nama Tyler benar-benar menembus puncak popularitas ketika berkolaborasi dengan produser Jim Steinman. Total Eclipse of the Heart pada 1983 menjadi hit besar yang memuncaki tangga lagu di AS dan Inggris, sekaligus menjadikannya salah satu power ballad paling dikenal sepanjang masa.
Kesuksesan itu diikuti oleh sejumlah lagu lain, termasuk Holding Out for a Hero yang kemudian lekat dengan film Footloose. Pada periode yang sama, ia juga meraih pengakuan industri lewat nominasi Grammy untuk Here She Comes.
Duka dari Inggris hingga karier yang tak pernah benar-benar berhenti
Kepergian Tyler juga memicu penghormatan dari Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Melalui juru bicaranya, Starmer menyebut Tyler meninggalkan katalog musik luar biasa, dari Total Eclipse of the Heart hingga Holding Out for a Hero.
Pernyataan itu menekankan bagaimana karya Tyler terus hadir di kehidupan banyak orang, dari lantai dansa hingga bilik karaoke. Ia disebut sebagai salah satu artis rekaman terbesar Britania Raya.
Meski popularitasnya di Inggris dan AS sempat meredup pada era 90-an, Tyler tetap aktif merilis album dan menggelar tur. Pada 2013, ia mewakili Inggris di Eurovision lewat lagu Believe in Me.
Aktivitas musiknya berlanjut hingga akhir hayat, termasuk lewat album studio terakhir The Best Is Yet to Come yang dirilis pada 2021. Ia juga sempat bekerja sama dengan DJ David Guetta untuk versi EDM Total Eclipse of the Heart yang dijadwalkan rilis pada 2025.
Di luar panggung, Tyler menjalani pernikahan lebih dari 50 tahun dengan Robert Sullivan, pengembang properti sekaligus mantan atlet judo Olimpiade. Meski tidak memiliki anak kandung setelah mengalami keguguran di usia 39 tahun, ia dikenal dekat dengan keluarga besarnya yang terdiri dari belasan keponakan dan anak baptis.
Bonnie Tyler akan dikenang sebagai sosok dari kelas pekerja yang berhasil menaklukkan dunia dengan suara yang tak mudah dilupakan. Kabar kepergiannya menutup perjalanan panjang seorang penyanyi yang meninggalkan jejak kuat di musik pop dan power ballad.
Source: mediaindonesia.com






