Denza D9 Hadir Dengan Dark Gold, Mewahnya Makin Sulit Diabaikan

Denza menambah daya tarik D9 generasi kedua lewat warna baru Dark Gold yang membuat MPV mewah ini terlihat lebih tegas dan eksklusif. Opsi kelir ini juga menambah harga varian tertinggi hingga 499.800 yuan atau sekitar Rp 1,11 miliar.

Kehadiran warna baru itu bukan sekadar penyegaran visual. Berdasarkan laporan otomotif.kompas.com, Dark Gold ditawarkan dengan biaya tambahan 30.000 yuan atau setara Rp 67 jutaan dibanding pilihan sebelumnya.

Eksterior Hitam, Aksen Emas

Secara tampilan, Denza D9 Dark Gold mengandalkan kombinasi hitam pekat dan trim emas yang tersebar di beberapa bagian bodi. Fasia depannya masih memakai gril besar berbentuk perisai, tetapi kini dipertegas dengan emblem berlapis emas asli.

Di sisi samping, kesan mewah muncul dari pelek multi-spoke hitam dengan center cap emas dan garis emas yang mengalir di sepanjang bodi. Bagian buritan juga mendapat roof spoiler dan aksen emas pada bumper bawah.

InformasiDenza D9 Generasi KeduaDark Gold
Biaya tambahan warna30.000 yuan
Harga varian tertinggi499.800 yuan499.800 yuan
Dimensi5.250 mm x 1.960 mm x 1.900 mm5.250 mm x 1.960 mm x 1.900 mm

Meski mayoritas emblem dibuat hitam, logo “Flash Charging” tetap dipertahankan dengan warna perak. Detail ini dipakai untuk menegaskan teknologi pengisian daya cepat terbaru milik BYD.

Secara dimensi, tidak ada perubahan pada model ini. Denza D9 tetap berukuran panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.900 mm.

Teknologi dan Opsi Penggerak

Selain ubahan warna, MPV ini tetap dibekali suspensi DiSus-C dan sistem asisten mengemudi DiPilot 5.0. Dua teknologi itu menjadi bagian dari paket utama Denza D9 generasi kedua di pasar saat ini.

Untuk dapur pacu, Denza D9 generasi kedua masih menawarkan dua opsi ramah lingkungan, yakni Battery Electric Vehicle atau BEV dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV.

VarianTenagaBaterai / Jarak TempuhCatatan
BEV FWD340 kW (456 tk)115 kWh, 750 kmPenggerak roda depan
BEV AWD410 kW (550 tk)115 kWh, 800 kmPenggerak semua roda
PHEV entry-levelMotor listrik 200 kW (268 tk)Baterai 66,5 kWh, EV mode 400 kmMesin bensin 1.500 cc turbo 115 kW (154 tk)
PHEV AWDMotor listrik 200 kW + 45 kW (60 tk)Baterai 66,5 kWh, EV mode 400 kmMotor tambahan di poros belakang

Untuk BEV, tersedia pilihan penggerak roda depan dengan tenaga 340 kW atau 456 tk, serta varian AWD dengan tenaga gabungan 410 kW atau 550 tk. Keduanya memakai baterai LFP 115 kWh dengan klaim jarak tempuh 750 km sampai 800 km berdasarkan standar CLTC.

Baterai generasi kedua BYD itu juga diklaim hanya membutuhkan 9 menit untuk mengisi daya dari 10 persen hingga 97 persen. Pada sisi lain, versi PHEV memadukan mesin bensin 1.500 cc turbo dengan motor listrik dan sudah mendukung teknologi flash charging.

Varian PHEV entry-level memakai motor listrik tunggal berdaya 200 kW atau 268 tk. Sementara itu, varian AWD mendapat tambahan motor listrik di poros belakang sebesar 45 kW atau 60 tk.

Dengan baterai 66,5 kWh, varian PHEV ini mampu melaju hingga 400 km dalam mode listrik murni. Untuk pasar Indonesia, Denza D9 sudah dipasarkan sejak BYD masuk pada Januari 2025, sehingga kehadiran generasi kedua tinggal menunggu waktu.

Source: otomotif.kompas.com
Terkait