Ebiet G. Ade dan Iwan Fals Hidupkan Lagi Titip Rindu Buat Ayah dengan Nuansa Baru

Titip Rindu Buat Ayah” kembali hadir dengan wajah baru lewat kolaborasi Ebiet G. Ade dan Iwan Fals. Lagu yang dirilis pada 2 September 2025 ini membawa emosi yang lebih dalam, tanpa meninggalkan karakter orisinalnya.

Versi terbaru lagu tersebut terasa seperti dialog hangat antara dua maestro musik Indonesia. Kehadiran suara Iwan Fals memberi lapisan rasa baru pada karya yang awalnya dimuat dalam album Aku Ingin Pulang pada 1992 sebagai trek ke-10.

Kolaborasi yang menjaga ruh lagu lama

Lagu ini ditulis oleh Ebiet G. Ade, dan dalam versi terbaru proses musikalnya turut melibatkan David dan Lukman NOAH serta Petra Sihombing sebagai produser musik. Sentuhan mereka dipakai untuk menjaga esensi lagu sambil memberi aransemen yang lebih segar dan relevan lintas generasi.

Di tengah banyaknya kerja sama lintas musisi, proyek ini menonjol karena mempertemukan dua nama besar yang sama-sama kuat di ranah lagu bernuansa reflektif. Alih-alih mengubah identitas lagu secara ekstrem, kolaborasi ini justru menekankan kedalaman emosi yang sudah lama melekat pada karya aslinya.

Makna personal di balik “Titip Rindu Buat Ayah”

Bagi Ebiet G. Ade, lagu ini lahir dari kerinduan yang sangat pribadi kepada sosok ayah yang meninggalkannya sejak duduk di bangku SMP. Ia menuangkan pengalaman itu ke dalam lagu sebagai bentuk ungkapan yang tidak sempat tersampaikan secara langsung.

Namun, Ebiet juga pernah menjelaskan bahwa lagu ini memiliki lapisan makna lain. Meski judulnya ditujukan kepada ayah, ia sempat menyebut lagu tersebut dibuat untuk sang ibunda yang menghadapi perjuangan besar dalam membesarkan anak-anaknya.

Dalam sebuah konferensi pers di kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan, tahun lalu, Ebiet mengatakan, “Kalau ayah itu memberi panduan, tapi ibu itu justru yang secara detail membuat kita merasa yakin bahwa hidup ini ada perjalanannya.”

InformasiDetail
Judul laguTitip Rindu Buat Ayah
Versi terbaruKolaborasi Ebiet G. Ade dan Iwan Fals
Tanggal rilis2 September 2025
Asal laguAlbum Aku Ingin Pulang, 1992, trek ke-10
Produser musikDavid, Lukman NOAH, dan Petra Sihombing

Lirik yang menyorot lelah, tabah, dan rindu

Di bagian lirik, lagu ini menampilkan gambaran perjuangan seorang ayah yang menua, lelah, dan tetap bertahan. Kalimat-kalimat seperti “Kau nampak tua dan lelah” dan “Namun kau tetap tabah” menegaskan tema pengorbanan yang menjadi inti lagu.

Rasa rindu muncul kuat pada bagian penggalan “Ayah dalam hening sepi kurindu”, yang memperlihatkan hubungan emosional antara anak dan sosok ayah. Di saat yang sama, lirik juga menyinggung beban hidup yang semakin berat, seolah memperpanjang perjalanan batin yang tidak pernah benar-benar selesai.

Video lagu ini juga tersedia melalui tautan YouTube yang disertakan dalam publikasi tersebut. Dengan kolaborasi dua legenda dan aransemen baru, “Titip Rindu Buat Ayah” kembali menegaskan daya hidup sebuah lagu yang lahir dari pengalaman personal namun tetap terasa dekat bagi banyak pendengar.

Source: www.medcom.id
Terkait