Achmad Albar 80 Tahun, Tetap Lanjut Bermusik Saat Banyak Orang Sudah Melambat

Di usia 80 tahun, Achmad Albar justru masih menunjukkan energi yang sulit dibendung di panggung musik. Pendiri God Bless itu tetap aktif berlatih dan tampil bersama band rock legendaris tersebut, seolah usia bukan alasan untuk berhenti.

Sikap itu kembali terlihat saat konser God Bless bersama orkestra di Yogyakarta pada bulan Juni lalu. Meski hujan deras mengguyur area panggung dan promotor sudah siap jika pertunjukan batal, Achmad Albar tetap melanjutkan penampilan sampai akhir.

Dedikasi seperti itu membuat namanya tetap kuat di industri musik Indonesia setelah lebih dari enam dekade berkarya. Dalam liner notes album God Bless Anthology 50th Years Anniversary, Achmad Albar bahkan menyampaikan tekadnya dengan kalimat yang sangat tegas.

Perjalanan Panjang dari Layar ke Panggung

Sebelum identik dengan God Bless, Achmad Albar lebih dulu masuk ke dunia hiburan lewat film Djenderal Kantjil pada 1958. Setelah itu, ia berkelana ke Belanda dan mulai serius menapaki jalur musik dengan membentuk Take Five sebelum bergabung dengan Clover Leaf.

Saat kembali ke Indonesia pada 1973, ia mendirikan God Bless yang kemudian menjadi salah satu nama paling penting dalam sejarah rock Tanah Air. Band itu masih aktif hingga sekarang, dan Achmad Albar tetap menjadi wajah utamanya.

Karier Solo yang Tak Kalah Bersinar

Selain bersama band, Achmad Albar juga mencatat perjalanan solo yang panjang dan berpengaruh. Suaranya yang khas melahirkan sejumlah lagu yang melekat di telinga penikmat musik Indonesia, termasuk “Syair kehidupan”, “Panggung sandiwara”, dan “Bis Kota”.

Ia juga dikenal berani melintasi genre, termasuk dangdut. Salah satu jejak yang menonjol dari sisi ini adalah album Zakia, yang memperlihatkan keluwesan musikalnya di luar rock.

God Bless dan Komitmen yang Tidak Surut

Jatuh bangun juga pernah mewarnai perjalanan God Bless, termasuk pergantian personel yang silih berganti selama lima dekade terakhir. Namun, bagi Achmad Albar, kondisi itu tidak menghentikan langkah band untuk terus berjalan.

Dalam pernyataannya di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, pada 16/2/2024, ia menyebut usia panjang God Bless sebagai anugerah yang luar biasa. Ia juga berharap band itu masih diberi kesempatan untuk terus berkarya di hari-hari depan.

Di momen ulang tahunnya yang ke-80, Achmad Albar tetap menjadi contoh musisi yang memandang panggung sebagai rumah sendiri. Selama napas masih ada, dedikasinya pada musik tampaknya belum akan berubah.

Source: www.liputan6.com
Terkait