Dari Ring ke Panggung, Kikong Bawa Keresahan Sosial lewat Single Rencana Gila

Kikong mengambil langkah tak biasa di tengah kariernya sebagai petarung MMA dan Muaythai. Ia memasuki dunia musik melalui single perdana berjudul Rencana Gila yang dirilis pada Juni 2026.

Perpindahan dari arena pertarungan ke panggung musik itu berangkat dari keyakinan yang sama, yakni keberanian. Bagi Kikong, keberanian dibutuhkan baik saat menghadapi lawan di ring maupun ketika menyampaikan kegelisahan lewat lagu.

Pesan tentang jalan pintas

Rencana Gila lahir dari pengamatan Kikong terhadap fenomena sosial di tengah kemajuan zaman yang cepat. Ia menilai kecepatan perubahan kerap membuat sebagian orang kehilangan arah dan memilih segala cara untuk meraih keinginan secara instan.

Pesan tersebut menjadi inti dari karya musiknya, bukan sekadar pelengkap dari perjalanan sebagai petarung. Kikong menekankan bahwa keberanian tetap harus memiliki batas dan tidak ditempuh melalui cara yang merusak diri.

“Menulis lagu dan bertarung mempunyai kesamaan, sama-sama butuh keberanian! Jadi, kita harus berani agar bisa terjadi. Tapi ingat, beraninya yang masuk akal. Jangan berani dengan cara-cara haram karena pada akhirnya merusak diri,” ujar Kikong.

Pernyataan itu menempatkan Rencana Gila sebagai saluran untuk menyuarakan pandangannya mengenai pilihan hidup. Lagu tersebut juga menandai upayanya memperluas ekspresi di luar disiplin fisik yang selama ini membentuk perjalanan kariernya.

Latihan bela diri sejak kecil

Jalan Kikong menuju pertarungan profesional dimulai jauh sebelum ia mengenal Muaythai secara serius. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia telah berlatih Taekwondo dan membangun kebiasaan melatih fisik.

Pada masa sekolah menengah pertama, ia rutin mendalami Silat karena menghadapi lingkungan sekolah yang ia gambarkan sebagai “hukum rimba”. Pengalaman itu mendorongnya untuk terus memperkuat diri melalui latihan yang konsisten.

Taekwondo tetap menjadi bagian dari kesehariannya saat memasuki sekolah menengah atas. Baru pada usia 22 tahun, Kikong mulai menekuni Muaythai dengan lebih serius hingga kemudian terjun sepenuhnya ke dunia pertarungan profesional.

Mediaindonesia.com mencatat perjalanan tersebut menunjukkan proses panjang sebelum Kikong dikenal sebagai petarung MMA dan Muaythai. Latar latihan dari beberapa cabang bela diri itu kini berjalan beriringan dengan ambisinya di industri musik.

FaseFokus Aktivitas
Masa SDMulai berlatih Taekwondo dan melatih fisik sejak dini.
Masa SMPRutin berlatih Silat untuk memperkuat diri.
Masa SMATerus mendalami Taekwondo.
Usia 22 tahunMulai serius berlatih Muaythai dan memasuki karier pertarungan.
Juni 2026Merilis single Rencana Gila.
Akhir 2026Menargetkan perilisan mini album atau EP.

Target mini album pada akhir tahun

Single Rencana Gila bukan satu-satunya rencana Kikong di musik. Ia dijadwalkan merilis mini album atau EP pada akhir 2026 sebagai kelanjutan proyek perdananya.

Rencana itu mempertegas keinginannya untuk tetap aktif di dua ruang yang berbeda. Di ring, Kikong menjalani tantangan sebagai petarung, sedangkan lewat musik ia membawa pesan tentang keberanian yang dijalankan secara masuk akal.

Perjalanan ini membuat Kikong tidak hanya mengandalkan identitas sebagai atlet bela diri. Ia juga membuka ruang baru untuk menyampaikan keresahan sosial melalui karya yang lahir dari pengalaman dan pandangannya sendiri.

Source: mediaindonesia.com
Terkait