Produksi serial live-action God of War kembali menghadapi hambatan besar setelah Ryan Hurst dilaporkan tidak melanjutkan perannya sebagai Kratos. Cedera serius yang dialaminya saat syuting membuat proses pengambilan gambar sempat dihentikan sementara.
Situasi ini berpotensi mengubah rencana produksi secara signifikan karena Kratos merupakan karakter yang menuntut banyak adegan fisik. Jika menunggu Hurst pulih, jadwal syuting disebut dapat terdorong hingga 2027.
Menurut laporan Deadline yang dikutip www.medcom.id, Hurst memilih mundur dari proyek tersebut untuk menjalani pemulihan. Pihak produksi dikabarkan mempertimbangkan pencarian pemeran baru sebagai jalan keluar agar serial tetap dapat melanjutkan proses produksinya.
Cedera itu disebut terjadi ketika Hurst melakukan sendiri salah satu adegan stunt yang berakhir tidak sesuai rencana. Otot bisepsnya dilaporkan robek dan ia harus menjalani operasi.
TMZ sebelumnya melaporkan bahwa masa pemulihan sang aktor diperkirakan memakan waktu berbulan-bulan. Kondisi tersebut menjadi persoalan penting bagi serial yang menjadikan aksi fisik Kratos sebagai salah satu unsur utama cerita.
Perkembangan Produksi Serial God of War
| Peristiwa | Keterangan |
|---|---|
| Cedera Ryan Hurst | Otot biseps robek saat melakukan stunt dan membutuhkan operasi. |
| Status peran Kratos | Hurst dilaporkan mundur untuk fokus menjalani pemulihan. |
| Dampak produksi | Syuting sempat dihentikan sementara dan berisiko mundur hingga 2027. |
| Perubahan kreatif | Ronald D. Moore mengambil alih posisi showrunner setelah Rafe Judkins keluar pada 2024. |
Hingga kabar ini beredar, Amazon MGM Studios dan Sony Pictures belum memberikan pernyataan resmi mengenai pergantian pemeran Kratos. Belum ada pula konfirmasi soal jadwal baru produksi maupun nama aktor yang disiapkan untuk menggantikan Hurst.
Masalah cedera ini bukan satu-satunya perubahan yang dialami proyek adaptasi tersebut. Sebelum produksi dimulai, showrunner awal Rafe Judkins memutuskan meninggalkan serial pada 2024.
Posisi itu kemudian diambil alih oleh Ronald D. Moore. Pergantian di balik layar tersebut membuat serial ini telah melalui beberapa penyesuaian besar sebelum akhirnya menghadapi kendala baru pada pemeran utamanya.
Perjalanan Kratos dan Atreus
Serial God of War merupakan adaptasi dari gim populer yang dikembangkan Santa Monica Studio untuk PlayStation. Ceritanya mengikuti perjalanan Kratos bersama putranya, Atreus, melintasi Sembilan Alam.
Keduanya menjalankan permintaan terakhir Faye untuk menebarkan abunya dari puncak gunung tertinggi. Premis ini mengadaptasi arah cerita gim God of War era reboot yang menampilkan hubungan ayah dan anak sebagai pusat konflik.
Waralaba ini pertama kali dirilis pada 2005 untuk PlayStation 2. Hingga kini, seri God of War telah memiliki 10 gim dan masih berlanjut dengan proyek baru yang sedang dikembangkan.
Pada seri-seri awal, Kratos digambarkan sebagai prajurit Sparta yang dipenuhi dorongan balas dendam terhadap para dewa Olympus. Reboot pada 2018 menghadirkan sisi berbeda dari karakter tersebut, yakni Kratos yang lebih dewasa dan berusaha menebus masa lalunya.
Perubahan karakter Kratos itu membuat pemilihan pemeran menjadi elemen penting bagi adaptasi televisinya. Aktor yang memerankannya perlu membawa sisi emosional seorang ayah sekaligus tuntutan fisik dari sosok pejuang legendaris tersebut.
Deretan Pemeran yang Terlibat
Selain Ryan Hurst, serial ini juga melibatkan Callum Vinson, Teresa Palmer, Max Parker, Ólafur Darri Ólafsson, Mandy Patinkin, Ed Skrein, Louis Cunningham, Sonya Walger, Island Austin, Alastair Duncan, dan Danny Woodburn. Keterlibatan para pemain itu menunjukkan skala produksi yang tengah disiapkan oleh Amazon MGM Studios dan Sony.
Belum jelas bagaimana perubahan pemeran Kratos akan memengaruhi susunan produksi berikutnya. Kepastian mengenai pengganti Hurst dan kelanjutan jadwal syuting masih menunggu pernyataan resmi dari pihak studio.
Source: www.medcom.id






