The East Palace membawa Nam Joo-hyuk kembali ke layar kaca dengan peran yang jauh dari citra romantisnya. Serial Netflix ini menempatkannya di tengah kutukan istana, kematian para pangeran, dan ancaman roh yang memburu keluarga kerajaan.
Drama Korea ini mulai tayang pada Jumat (17/7) dan langsung menduduki posisi teratas Netflix Korea sehari setelah perilisannya. Dengan delapan episode, The East Palace merangkum misteri politik dan horor supranatural dalam latar kerajaan Joseon fiktif.
1. Memadukan sageuk dengan horor fantasi
The East Palace tidak memakai formula drama sejarah konvensional karena memasukkan dunia arwah ke dalam konflik istana. Intrik kekuasaan kerajaan berjalan beriringan dengan kemunculan makhluk supranatural yang mengancam para pewaris takhta.
2. Donggung adalah Istana Timur
Judul Korea serial ini adalah Donggung, istilah yang berarti “Istana Timur”. Sebutan tersebut merujuk pada kediaman resmi putra mahkota dan memberi petunjuk bahwa kutukan berkaitan dengan garis suksesi kerajaan.
3. Dua tokoh utama punya kemampuan berbeda
Gu-cheon dan Saeng-gang menjadi pasangan karakter yang mengurai misteri dari dua dunia berbeda. Yang satu dapat menghadapi roh secara langsung, sementara yang lain menangkap suara orang-orang yang telah mati.
| Karakter | Pemeran | Kemampuan |
|---|---|---|
| Gu-cheon | Nam Joo-hyuk | Melihat dan membunuh roh di Realm of Gwi |
| Saeng-gang | Roh Yoon-seo | Mendengar suara orang mati |
4. Kutukan telah berlangsung 30 tahun
Misteri utama berawal dari kematian para pangeran yang dikaitkan dengan arwah penghuni kolam di Istana Timur. Roh itu disebut telah mengutuk keturunan raja selama 30 tahun dan berniat menghabisi seluruh keluarga kerajaan.
5. Nam Joo-hyuk kembali sebagai pembasmi arwah
Peran Gu-cheon menandai comeback Nam Joo-hyuk setelah ia menyelesaikan wajib militer pada September 2024. Karakternya digambarkan sarkastis, tangguh dalam pertarungan pedang, serta mampu memburu roh di dunia arwah.
6. Saeng-gang menyimpan rahasia istana
Saeng-gang bukan sekadar dayang yang mendampingi Gu-cheon dalam penyelidikan. Ia juga mendapat tugas untuk mengawasinya dan menyimpan rahasia besar yang terkait dengan keluarga kerajaan.
7. Sang raja menghadapi dilema besar
Cho Seung-woo memerankan raja yang secara terbuka menyangkal keberadaan kutukan demi menjaga stabilitas takhta. Namun, ia diam-diam meminta bantuan Gu-cheon untuk melindungi putra terakhirnya dari ancaman tersebut.
8. Diisi kreator cerita bernuansa gelap
Naskah serial ini ditulis Kwon So-ra dan Seo Jea-won, yang juga dikaitkan dengan The Guest serta Bulgasal. Kursi sutradara ditempati Choi Jung-kyu, sosok di balik The Devil Judge.
9. Produksi sempat terganggu kebakaran
Lokasi syuting di Yeoncheon mengalami kebakaran pada 21 Desember 2024. Peristiwa itu menghanguskan bangunan set seluas 3.655 meter persegi, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.
10. Cerita dibuat sebagai limited series
The East Palace dikemas sebagai limited series yang hanya memiliki delapan episode. Format ini membuat cerita berfokus pada penyelesaian misteri utama tanpa perlu membentangkan banyak subplot.
11. Tersedia subtitle dan deskripsi audio Indonesia
Penonton di Indonesia dapat menyaksikan serial ini dengan subtitle bahasa Indonesia di Netflix. Platform tersebut juga menyediakan opsi deskripsi audio bahasa Indonesia untuk mendukung aksesibilitas visual.
12. Langsung memuncaki Netflix Korea
Perpaduan pemain utama dan genre horor-fantasi membuat serial ini mencuri perhatian segera setelah dirilis. Akting Nam Joo-hyuk, Roh Yoon-seo, dan Cho Seung-woo menjadi salah satu daya tarik utama bagi penonton.
