Azizan Khan Bintang Aqhila atau Zi bersiap memulai langkah di industri musik Indonesia lewat single perdana berjudul Baby Don’t Go. Putra ketiga Dodhy Kangen Band itu membawa cerita cinta segitiga remaja yang dikemas ringan untuk pendengar seusianya.
Debut Zi menarik perhatian karena ia tumbuh di keluarga yang lekat dengan musik, tetapi sang ayah menetapkan pendidikan sebagai prioritas utama. Dukungan untuk karier musiknya pun akan berjalan beriringan dengan pengawasan agar kegiatan sekolah tidak terganggu.
Zi lahir pada 9 April 2011 dan kini duduk di kelas 3 SMP Fajar Hidayah. Keinginannya menjadi penyanyi disebut datang dari dirinya sendiri, bukan atas paksaan orang tua.
Nama Zi menjadi sorotan karena Dodhy dikenal sebagai pencipta sejumlah lagu hits bersama Kangen Band. Kehadiran putranya di jalur musik membuka babak baru bagi keluarga tersebut, dengan persiapan debut yang berada di bawah naungan label milik sang ayah.
Debut dengan Tema yang Dekat dengan Remaja
Single Baby Don’t Go mengangkat tema cinta segitiga remaja. Tema ini dipilih dengan nuansa yang segar dan ringan, sehingga diarahkan agar terasa dekat dengan generasi Z.
Pilihan tema tersebut menempatkan Zi pada segmen pendengar muda yang menjadi bagian dari kesehariannya. Lagu debut ini juga menjadi pintu masuknya untuk menunjukkan kemampuan bermusik di tengah nama besar sang ayah.
Proses rekaman untuk Baby Don’t Go telah rampung. Tahap berikutnya adalah syuting video klip yang disebut berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026.
Dengan rekaman dan video klip yang disiapkan, langkah Zi menuju perilisan debutnya semakin terbuka. Namun, tidak ada keterangan mengenai tanggal rilis single tersebut dalam informasi yang tersedia.
Dukungan Dodhy untuk Karier Zi
Dodhy menyatakan optimisme terhadap masa depan Zi di industri musik Indonesia. Ia juga menegaskan akan menyiapkan lagu-lagu terbaik untuk mendukung perjalanan awal putranya.
Menurut laporan Suara.com, Dodhy melihat Zi memiliki bakat yang dapat dikembangkan menjadi modal dalam berkarier. Dukungan itu tidak hanya datang dari sang ayah, melainkan juga dari ibunya yang akan ikut mengawal aktivitas Zi.
“Sebagai ayah, saya tentu ingin memberikan yang terbaik untuk Zi. Saya yakin dia punya bakat dan bisa menjadi artis terkenal,” ujar Dodhy.
Dodhy menambahkan, “Saya akan menyiapkan lagu-lagu terbaik untuknya, sementara saya dan ibunya akan terus mengawal agar tetap fokus pada pendidikan.” Pernyataan itu memperlihatkan bahwa persiapan karier Zi tidak dilepaskan dari perhatian terhadap pendidikannya.
Sekolah Tetap Menjadi Syarat Utama
Di tengah rencana debut musik tersebut, Dodhy menerapkan batas yang tegas untuk Zi. Ia menempatkan sekolah sebagai hal yang tidak boleh dikorbankan demi aktivitas di dunia hiburan.
“Pendidikan tetap nomor satu. Saya dan ibunya akan bergantian mengawal Zi agar sekolahnya tidak terbengkalai,” kata Dodhy.
Komitmen itu menjadi bagian penting dari perjalanan awal Zi sebagai penyanyi remaja. Karier musiknya dipersiapkan dengan penekanan pada kualitas dan kerja keras, bukan sekadar mengejar popularitas instan.
Dengan dukungan keluarga, rekaman yang telah selesai, serta video klip yang dipersiapkan, Zi kini menanti langkah berikutnya lewat Baby Don’t Go. Debut tersebut akan menjadi kesempatan awal bagi putra Dodhy Kangen Band itu untuk membangun identitasnya sendiri di dunia musik.
