6 Lagu Sekaligus dari Janner Clay Siahaan, Didukung Bebi Romeo hingga Once Mekel

Author: Qoo Media

Janner Clay Siahaan memperkenalkan enam lagu baru dalam satu peluncuran bersama Sixty Nine Music Factory di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Proyek ini melibatkan enam penyanyi dengan karakter vokal dan warna musik yang berbeda.

Peluncuran tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah musisi senior, termasuk Bebi Romeo, Addie MS, dan Once Mekel. Kehadiran mereka menjadi bentuk apresiasi terhadap karya-karya yang dibawa dalam acara konferensi pers dan launching itu.

Enam Penyanyi, Enam Warna Musik

Enam karya tersebut dirancang untuk menampilkan keberagaman genre serta aransemen dalam satu rangkaian rilisan. Janner Clay Siahaan menulis lagu-lagu itu dengan pendekatan lirik dan melodi yang dekat dengan cerita kehidupan maupun romansa.

Penyanyi Judul Lagu
Chikal Aku Kamu Jadi Satu
IKINIKO Terhempas
TRI3VOICES Kita Ratu Dansa
Clay Siahaan & Sisca Insani Surat Untuk Penakluk Hatiku
Vitalia Kamu Sedikit Gila
Chaplin Hey

Chikal membawakan lagu Aku Kamu Jadi Satu, sementara IKINIKO hadir lewat Terhempas. TRI3VOICES turut memperkenalkan Kita Ratu Dansa, menambah pilihan karakter musik dalam proyek tersebut.

Janner Clay Siahaan juga tampil sebagai penyanyi dalam duet bersama Sisca Insani melalui Surat Untuk Penakluk Hatiku. Dua lagu lain, Kamu Sedikit Gila dan Hey, dibawakan masing-masing oleh Vitalia dan Chaplin.

Wadah untuk Ekspresi Musikal yang Jujur

Menurut Janner Clay Siahaan, keenam lagu itu lahir dari proses panjang yang melibatkan perenungan dan kolaborasi. Ia menempatkan Sixty Nine Music Factory sebagai ruang bagi musisi untuk menyampaikan ekspresi musikal secara jujur.

“Keenam karya ini adalah buah dari proses kontemplasi dan kolaborasi panjang yang melibatkan hati dan energi luar biasa. Melalui Sixty Nine Music Factory, kami ingin memberikan wadah bagi ekspresi musikal yang jujur,” kata Janner Clay Siahaan.

Ia memandang keterlibatan enam penyanyi sebagai cara untuk merayakan keragaman musik Indonesia. Harapannya, masing-masing lagu dapat menemukan tempat di hati para penikmat musik.

“Menghadirkan enam wadah berbeda dari musisi-musisi berbakat ini adalah cara kami merayakan keberagaman musik Indonesia. Dan saya sangat berharap karya-karya ini bisa mendapatkan tempat yang hangat di hati para pecinta musik,” tuturnya.

Perjalanan Menulis Lagu Sejak Awal 2000-an

Janner Clay Siahaan bukan sosok baru di dunia penciptaan lagu karena telah menulis karya sejak awal 2000-an. Perjalanannya mencakup lagu rohani, kolaborasi dengan penyanyi lain, hingga proyek musik untuk film.

Pada 2006, ia merilis tiga lagu rohani. Kemudian pada 2017, ia menghadirkan lagu Tipu yang dibawakan oleh Asri dan Anjas.

Pada 2023, Clay dipercaya menggarap original soundtrack film Aku Rindu melalui lagu Aku Rindu dan Jarak dan Waktu. Ia lalu merilis lagu duet Home For Christmas bersama Sisca Insani pada 2025.

Menurut laporan Suara.com, Clay kembali berkontribusi dalam proyek film Mendadak Dangdut pada Februari 2026. Rangkaian pengalaman tersebut memperlihatkan keterlibatannya di jalur karya rekaman maupun musik film.

Clay menyebut inspirasi menulis lagunya kerap datang dari perasaan dan suasana hati, sehingga tidak selalu dapat dipaksakan. Ia berharap enam rilisan terbaru ini diterima masyarakat Indonesia dan dapat dinikmati pendengar di berbagai negara.

Ke depan, Janner Clay Siahaan berharap lebih banyak penyanyi besar membawakan karya-karyanya. Langkah itu diharapkan dapat memperluas jangkauan lagu-lagu ciptaannya kepada pendengar yang lebih beragam.

Source: www.suara.com
Terbaru