Rod Stewart Hadirkan Kejutan Spesial di Glastonbury 2025: Momen Tak Terlupakan

Rod Stewart menghadirkan momen tak terlupakan dalam penampilannya di Glastonbury Festival 2025, khususnya pada slot “legends” di panggung utama Pyramid Stage. Di usia yang sudah mencapai 80 tahun, Stewart tidak tampil sendirian, melainkan bersama beberapa musisi ikonik lainnya yang telah menjadi sahabatnya sepanjang kariernya. Penampilan ini menciptakan suasana yang penuh emosi dan kenangan bagi para penonton.

Dalam sesi pembuka, Stewart membawakan dua lagu ikoniknya, “Tonight’s the Night (Gonna Be Alright)” dan “Do Ya Think I’m Sexy.” Namun, kejutan sebenarnya muncul ketika ia mengundang Mick Hucknall, vokalis dari Simply Red, yang berusia 65 tahun. Keduanya berduet untuk membawakan lagu “If You Don’t Know Me by Now,” sebuah lagu yang sebelumnya terkenal oleh Harold Melvin & The Blue Notes dan kemudian menjadi hit besar versi Simply Red.

Tampil bersama Stewart adalah Ronnie Wood, mantan rekan satu bandnya di Faces. Wood, yang kini berusia 78 tahun, turut membawakan lagu klasik “Stay With Me” yang merupakan salah satu lagu terkenal dari album Faces. Selain itu, penyanyi legendaris Lulu, yang kini berusia 76 tahun, juga ikut meramaikan panggung dengan membawakan “Hot Legs” bersama Stewart. “Sungguh sebuah kehormatan bisa mengajak dua legenda sejati naik ke atas panggung bersama saya,” ungkap Stewart saat memperkenalkan Wood dan Lulu, sambil memberikan pelukan hangat kepada rekannya dari Faces.

Penampilan ini menjadi semakin menarik karena Ronnie Wood baru-baru ini mengungkapkan bahwa album baru dari Faces sedang dalam proses pengerjaan. Dalam sebuah wawancara dengan The Telegraph, drummer Kenney Jones mengatakan bahwa album ini adalah rilisan studio pertama mereka dalam kurun waktu 50 tahun dan telah merekam sekitar 11 lagu di RAK Studios, London. “Saya rasa tidak akan rilis tahun ini, tapi bisa jadi tahun depan,” jelas Jones, merujuk pada kesibukan masing-masing anggota band dengan proyek mereka sendiri.

Faces, band rock Inggris yang dibentuk pada tahun 1969, dikenal dengan empat album ikonik mereka, antara lain “First Step” (1970), “Long Player” (1971), “A Nod Is As Good As a Wink… to a Blind Horse” (1971), dan “Ooh La La” (1973). Reuni antara Stewart dan Wood sendiri telah terjadi lebih awal di tahun ini, ketika keduanya merayakan ulang tahun Stewart yang ke-80 bersama pasangan mereka. Wood mengungkapkan rasa senangnya melalui media sosial dengan menyebut momen tersebut sebagai malam yang menyenangkan.

Keseluruhan penampilan Rod Stewart di Glastonbury 2025 bukan hanya sekadar konser, tetapi juga perayaan dari perjalanan hidup dan kariernya yang penuh warna selama ini. Dalam unggahannya, Stewart menyampaikan rasa syukur kepada penggemarnya. “Perjalanan hidup yang luar biasa—dari momen-momen tak terlupakan di atas dan di luar panggung hingga menerima berbagai penghargaan spesial,” tulisnya. Ia juga menekankan bahwa kebahagiaan terbesarnya adalah dapat tampil untuk penggemar dan merayakan kenangan indah yang telah dibuat bersama.

Penampilan penuh kejutan ini menunjukkan bahwa meskipun Stewart sudah berusia lanjut, semangat dan kecintaannya terhadap musik tetap membara. Dengan dukungan dari teman-temannya dan pelayanan terbaik kepada penggemar, Rod Stewart terus menunjukkan bahwa ia masih menjadi salah satu legenda musik yang paling dicintai hingga saat ini.

Terkait