Asri Welas tak dapat menahan air matanya saat mendengar lagu “Segalanya,” yang dinyanyikan oleh Marshanda. Lagu ini, yang mengisahkan tentang curahan hati seorang istri yang mengalami pengkhianatan dari suaminya, berhasil menyentuh perasaan banyak pendengar. Dalam sebuah acara di Jakarta, Asri mengungkapkan bahwa lirik dan melodi lagu ini sangat menyayat hati, sehingga membuatnya merasa terhubung dengan tema yang diangkat.
“Sedih banget kalau mendengar lagunya dan memahami liriknya. Pesan yang disampaikan sangat pas. Mungkin wanita yang mendengarkan juga akan merasakannya di hati,” kata Asri Welas. Ia turut berperan dalam film “La Tahzan,” yang merupakan proyek di mana lagu “Segalanya” menjadi soundtrack. Film ini dibintangi oleh Marshanda, Ariel Tatum, dan Deva Mahenra, dan menyoroti dinamika dalam rumah tangga, termasuk pengorbanan dan kesetiaan.
Lirik lagu “Segalanya” menggambarkan kepedihan yang dialami karakter Alina, yang diperankan oleh Marshanda. Alina harus menghadapi kenyataan pahit ketika suaminya berselingkuh dengan pengasuh anak mereka. “Namanya pernikahan, pasti ingin yang terbaik untuk keluarga. Namun, lirik lagu ini menunjukkan bahwa segala sesuatu bisa terjadi,” jelas Asri, menambahkan bahwa film ini mengingatkan penonton tentang komitmen dalam hubungan pernikahan.
Bagi Marshanda, lagu “Segalanya” menandai kembalinya dirinya ke dunia musik setelah waktu yang lama. Ia merasa bersyukur dapat bekerja sama dengan Andi Rianto, pencipta lagu tersebut. “Aku senang sekali karena aku kangen nyanyi. Ini adalah blessing yang luar biasa untuk karierku di dunia musik,” ungkapnya. Marshanda juga menjelaskan bahwa meskipun lagu ini sederhana, melodi dan liriknya berhasil menyentuh emosi penikmat.
Andi Rianto, sebagai pencipta lagu, merasa puas atas penampilan Marshanda. Ia menilai bahwa meski Marshanda baru kembali menyanyi, ia berhasil menyampaikan esensi emosional dari “Segalanya.” “Melodi ini tercipta saat saya menyaksikan adegan-adegan krusial di film La Tahzan. Lagu ini mencakup semua elemen seperti cinta, pengorbanan, dusta, ketidaktulusan, kesetiaan, dan pengingkaran,” jelas Andi.
Lagu “Segalanya” direncanakan akan dirilis di seluruh platform digital serta YouTube pada 8 Juli 2025. Sementara itu, film “La Tahzan” dijadwalkan tayang di bioskop pada 14 Agustus 2025. Keduanya diyakini akan menarik perhatian publik, terutama dengan tema yang relevan dan emosional.
Pengalaman Asri Welas dan Marshanda dalam proyek ini menunjukkan bagaimana seni bisa menjadi medium untuk mengekspresikan perasaan mendalam. Keduanya menegaskan pentingnya memahami nuansa dalam hubungan, serta tantangan yang dihadapi pasangan suami istri.
Diharapkan, lagu “Segalanya” dan film “La Tahzan” tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga memberikan pelajaran berharga kepada penonton tentang kehidupan berumah tangga dan makna sejati dari cinta. Dengan melodi yang elegan dan lirik yang menyentuh, keduanya berpotensi menjadi tren baru di industri hiburan Indonesia.
