Selebgram Dian Kristianita baru-baru ini membagikan pengalaman operasinya yang bernilai sekitar Rp600 juta di Korea Selatan. Ia menjalani serangkaian prosedur plastik dengan tujuan untuk meningkatkan penampilan dan menunjang kariernya sebagai publik figur. Pengalaman ini terjadi satu bulan yang lalu dan meskipun hasil akhir belum terlihat, Dian merasa penting untuk berbagi agar publik lebih memahami proses yang dilaluinya.
Dian menjelaskan bahwa saat ini wajahnya masih dalam masa pemulihan. “Post-op baru satu bulan, jadi bukan hasil akhir ya. Sekarang kondisi muka masih bengkak. Masih terlihat lebar, nanti dalam 3–6 bulan akan mengecil dan bentuknya jadi oval,” jelasnya. Proses pemulihan ini memang memerlukan waktu, dan Dian mengingatkan agar orang-orang tidak terburu-buru menilai penampilannya pasca-operasi.
Rangkaian prosedur yang dilalui Dian berlangsung selama 10 jam di Braun Plastic Surgery, yang berlokasi di kawasan Gangnam, Seoul. Proses tersebut mencakup face contouring, facelift, rhinoplasty, serta tindakan pada area mata dan kelopak. Dian menegaskan, salah satu alasan dia melakukan oplas adalah untuk mendukung penampilannya di dunia digital dan untuk menjaga penampilan tetap awet muda.
Biaya yang dikeluarkan untuk prosedur ini belum termasuk biaya akomodasi dan pengeluaran harian selama sebulan di Korea Selatan. Hal ini menegaskan bahwa menjalani operasi plastik memerlukan pertimbangan finansial yang tidak sedikit. Keluarga Dian pun memberikan respon campur aduk; meskipun mendukung, mereka awalnya terkejut dengan perubahannya. “Respons keluarga sih mendukung, tapi awal-awal mereka sempat bilang, ‘Kok bagusan sebelum oplas ya?’” tuturnya.
Proses perawatan pascaoperasi memang menjadi fase yang krusial. Menurut Dian, setelah beberapa bulan, wajahnya diperkirakan akan mulai terlihat lebih imut dan alami. Ia berharap agar masyarakat memahami pentingnya waktu dalam proses pemulihan, dan menekankan bahwa setiap individu memiliki keunikan dan proses masing-masing.
Dalam era digital seperti saat ini, ekspektasi terhadap penampilan seringkali menjadi beban tambahan bagi publik figur. Dian berusaha menjadi contoh yang terbuka dan realistis dengan membagikan pengalaman ini. “Saya berharap publik tidak buru-buru menilai hasil operasi saya, karena setiap prosedur kecantikan harus dilakukan dengan pertimbangan matang,” tambahnya.
Melalui keterbukaan mengenai langkah-langkah yang diambil dalam proses penampilannya, Dian berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dunia operasi plastik, serta dampaknya pada kesehatan mental dan fisik. Setiap individu diharapkan dapat memastikan bahwa mereka siap secara mental sebelum memutuskan untuk menjalani prosedur invasif.
Dian Kristianita menunjukkan bahwa kecantikan bukan hanya tentang penampilan luar, tetapi juga mencakup kesiapan mental dan emosional dalam menghadapi perubahan. Para selebriti diharapkan semakin transparan dalam menjalani prosedur ini, demi menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menyikapi kecantikan dengan bijak.
