Pernikahan siri yang melibatkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi kini berdampak langsung pada kondisi karier dan keuangannya. Inara mengaku sejumlah kontrak kerja diputus setelah polemik itu mencuat, sehingga ia mengalami kerugian besar.
Pengakuan itu disampaikan Inara dalam wawancara di kanal YouTube Nanda Persada, yang dikutip pada Senin (6/4/2026). Ia menyebut dampak terberat justru muncul dari pembatalan banyak proyek yang selama ini menjadi sumber pemasukan utamanya.
Kontrak kerja yang batal dan proyek film tak tayang
Inara mengatakan kerugian tidak hanya datang dari satu proyek, tetapi dari beberapa pekerjaan sekaligus. Ia menyebut kontrak film dan sesi pemotretan ikut dibatalkan setelah isu pernikahan siri menyeruak ke publik.
Salah satu proyek yang terdampak adalah film yang sudah menjalani syuting di Madinah. Menurut Inara, film itu akhirnya tidak jadi ditayangkan, meski proses produksi sudah berjalan.
Situasi tersebut membuat aliran pendapatan Inara terganggu dalam waktu yang relatif cepat. Kondisi itu juga memperlihatkan betapa besar pengaruh isu personal terhadap karier publik figur di industri hiburan.
Kesulitan membiayai kebutuhan keluarga
Dampak finansial yang paling terasa bagi Inara adalah saat ia hampir tidak sanggup menutup kebutuhan keluarga dan operasional harian. Ia menyebut biaya pendidikan dan kebutuhan anak menjadi beban besar di tengah kontrak yang berhenti mendadak.
Dalam pengakuannya, biaya shadow teacher untuk dua anak mencapai Rp 12 juta per bulan, karena masing-masing anak memerlukan biaya Rp 6 juta. Selain itu, ia juga harus menanggung gaji terapis, psikolog anak, biaya sekolah, serta kebutuhan rumah tangga dan pegawai.
Biaya tersebut membuat tekanan ekonomi semakin berat. Inara menuturkan, situasi itu membuatnya hampir tidak mampu membayar seluruh kewajiban yang biasanya ia tanggung secara rutin.
Berikut rincian beban biaya yang disebut Inara:
- Shadow teacher untuk dua anak: Rp 12 juta per bulan.
- Gaji terapis anak: tidak disebutkan nominalnya.
- Biaya psikolog anak: tidak disebutkan nominalnya.
- Biaya sekolah anak: tidak disebutkan nominalnya.
- Kebutuhan ART, sopir, dan pegawai lain: tidak disebutkan nominalnya.
Dukungan datang saat banyak pihak menjauh
Inara juga mengungkapkan bahwa selama masa sulit itu, ia sempat merasakan banyak orang menjauh. Kondisi tersebut memperberat beban psikologisnya di tengah tekanan publik dan masalah pekerjaan.
Meski begitu, ia mengatakan masih ada beberapa orang yang tetap memberikan dukungan tulus. Menurut Inara, kehadiran teman-teman yang benar-benar peduli membantunya bertahan dan mulai bangkit dari keadaan terpuruk.
Ia menyebut dukungan itu sangat berarti karena datang dari orang-orang yang memang konsisten berteman sejak awal. Dalam situasi seperti ini, dukungan sosial sering menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas emosi dan memulihkan kondisi mental seseorang.
Dampak kasus pribadi terhadap citra dan pemasukan publik figur
Kasus Inara memperlihatkan bagaimana isu kehidupan pribadi dapat memengaruhi kepercayaan pasar terhadap seorang figur publik. Ketika citra terganggu, sponsor, rumah produksi, dan penyelenggara kerja sama kerap bersikap lebih hati-hati sebelum melanjutkan kontrak.
Bagi artis atau influencer, reputasi sering berhubungan langsung dengan peluang kerja. Saat kontroversi membesar, risiko pembatalan proyek dan penurunan pemasukan bisa terjadi dalam waktu singkat, terutama jika sumber pendapatan bergantung pada kontrak jangka pendek.
Dalam kasus Inara, efek itu terasa bukan hanya pada pekerjaan, tetapi juga pada kemampuan memenuhi tanggung jawab keluarga. Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak masalah personal di ruang publik bisa merembet jauh ke aspek ekonomi dan keseharian.
Perjalanan Inara mulai perlahan membaik
Di tengah tekanan yang ia hadapi, Inara mengatakan dirinya mulai bangkit sedikit demi sedikit. Ia tidak menutup mata bahwa masa itu berat, tetapi ia juga melihat adanya ruang untuk memperbaiki keadaan.
Dukungan dari orang-orang terdekat menjadi salah satu alasan ia bisa kembali menata langkah. Meski belum pulih sepenuhnya, Inara menegaskan bahwa ia terus berupaya menghadapi situasi dengan lebih tenang dan tetap menjalani tanggung jawabnya sebagai ibu dan pencari nafkah.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com