
Grup K-pop yang sangat terkenal, BTS, sedang bersiap untuk terlibat dalam proyek album penghormatan untuk mendiang Michael Jackson, salah satu legenda musik dunia. Kesempatan ini memberikan harapan akan karya-karya baru yang terinspirasi dari rekaman yang dulu dibuat Michael Jackson di Irlandia.
Dalam catatan sejarah, pada musim panas tahun 2006, Michael Jackson pernah tinggal di sebuah gudang sapi yang telah diubah menjadi tempat tinggal di Moate, Irlandia. Di sini, ia merekam beberapa lagu yang direncanakan untuk album fashion, meskipun proyek tersebut tidak pernah selesai karena kepergiannya dari Irlandia pada tahun yang sama. Michael Jackson meninggal dunia pada 25 Juni 2009 akibat keracunan propofol yang diberikan oleh dokter pribadinya, Conrad Murray.
Paddy Dunning, pemilik Grouse Lodge Studios tempat rekaman tersebut telah berlangsung, kini mengambil langkah untuk melanjutkan proyek tersebut. Ia telah merekrut sejumlah bintang dari Amerika Serikat dan mengundang BTS untuk ikut merekam beberapa lagu yang awalnya ditujukan untuk Michael Jackson. “Sesi rekaman sudah dimulai tahun lalu. Kami bahkan telah mengundang grup idola asal Korea, BTS, ke Grouse Lodge untuk merekam salah satu lagu,” katanya kepada The Irish Sun.
Paddy Dunning menjelaskan bahwa semua lagu yang direkam merupakan ciptaan para kolaborator ketika Michael Jackson berada di Irlandia. Saat ini, masih ada sekitar sepuluh lagu yang menunggu untuk direkam. Lagu-lagu ini ditulis khusus untuk Michael oleh sejumlah produser, termasuk Rodney Jerkins dan rapper Nephew, yang kini berpartisipasi dalam proyek ini. “Pihak ahli waris Michael meminta saya untuk melanjutkan proyek ini karena mereka, seperti saya, melihatnya sebagai bentuk penghormatan kepada Michael,” ujar Dunning.
Proyek ini juga akan mencakup film dokumenter yang menggambarkan kehidupan Michael Jackson di Irlandia selama musim panas. Dunning menyebutkan rencana untuk mengumpulkan berbagai kenangan dan cerita dari orang-orang yang pernah bekerja dengan Michael selama masa tersebut. “Kami ingin memastikan kisah ini tercatat dengan baik, mengenang sisi lain dari Michael yang mungkin orang tidak banyak ketahui,” tambahnya.
Untuk menguatkan kolaborasi ini, Dunning menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Prince, putra sulung Michael Jackson, telah memicu banyak kenangan indah dari masa-masa ketika Michael berada di Irlandia. “Prince mengenang masa-masanya di Grouse Lodge dan betapa menyenangkannya saat itu,” ungkap Dunning. Dia juga mencoba untuk membuat Prince dan saudara-saudaranya kembali ke Irlandia, dengan maksud mengingat pengalaman semasa kecil mereka.
Adanya BTS dalam proyek album ini tentunya menambah daya tarik bagi penggemar musik di seluruh dunia. BTS bukan hanya dikenal sebagai grup K-pop terpopuler, tetapi juga memiliki pengaruh yang signifikan dalam industri musik global. Kehadiran mereka di momen bersejarah ini menunjukkan bahwa warisan Michael Jackson tetap hidup dan terus menginspirasi generasi selanjutnya.
Beberapa lagu yang direncanakan dalam album ini kemungkinan akan menampilkan perpaduan unik antara gaya musik BTS dan nada ikonik yang lekat dengan Michael Jackson. Melihat ke depan, kolaborasi ini diharapkan akan menjadi langkah monumental yang tidak hanya menghormati sang King of Pop tetapi juga akan menggugah penggemar baru sekaligus menghidupkan kembali minat terhadap musik Michael Jackson.
Dengan semua perkembangan ini, masyarakat musik dan penggemar Michael Jackson semakin bersemangat menantikan hasil dari proyek yang akan datang, sementara BTS terus memperluas jangkauan dan pengaruh mereka dalam dunia musik. Proyek ini menegaskan bahwa meskipun Michael Jackson telah tiada, karya-karyanya akan terus dikenang dan dihidupkan kembali melalui kolaborasi bersejarah ini.





