Zetrix Miss Universe Indonesia 2025 telah memulai rangkaian audisi offline yang berlangsung pada 1 dan 2 Agustus 2025 di Plaza Indonesia. Ajang ini menarik perhatian banyak perempuan Indonesia, termasuk para public figure, untuk berpartisipasi. Di antara mereka, Sarah Tumiwa, Rita Nurmaliza, dan Kirana Larasati mencuri perhatian netizen dengan keputusan mereka untuk mengikuti kontes bergengsi ini.
Keterlibatan Publik Figur dalam Miss Universe 2025
Sejumlah public figure yang berpartisipasi membuat audisi ini semakin menarik. Kirana Larasati adalah salah satu nama besar yang hadir. Di usia 37 tahun, langkahnya untuk menjajal dunia pageant mengejutkan banyak orang, mengingat kariernya sebagai aktris dan politikus yang telah lama terbangun. Kirana dikenal luas lewat sinetron "Azizah" dan film "Perempuan Punya Cerita." Keikutsertaannya menunjukkan bahwa ketertarikan pada bidang kecantikan tidak mengenal batasan usia.
Selain Kirana, Rita Nurmaliza juga merupakan sosok menarik yang ikut serta. Lahir pada 17 Oktober 1995, Rita merupakan lulusan program studi Bahasa Inggris dan sebelumnya sudah memiliki pengalaman dalam ajang kecantikan, termasuk menjadi runner-up di Miss Asia Pacific International 2017. Rita juga telah berkarier di dunia seni peran dan media sosial, mengukir namanya di industri hiburan.
Sarah Tumiwa: Muda dan Berbakat
Sarah Tumiwa, yang lahir pada 25 April 2000, bukanlah figur asing dalam dunia pageant. Dia merupakan jebolan Miss Indonesia 2020 dan yakni 1st Runner Up di ‘Indonesias Next Top Model’ Season 2. Karirnya menunjukkan bahwa bakat dan dedikasinya tidak bisa dianggap remeh. Sarah juga aktif di dunia digital, tampil sebagai presenter di berbagai acara televisi dan konten kreator di platform online.
Tema Penyelenggaraan dan Pilar Utama
Tahun ini, tema Miss Universe Indonesia mengusung "Indonesian by Heart, Rising to the Universe." Tema ini bertujuan untuk menampilkan identitas dan keunikan budaya Indonesia. Kelly Tandiono, selaku National Director, menyatakan bahwa penyelenggaraan kali ini mengedepankan lima pilar utama, yaitu kecerdasan, spiritualitas, fisik yang sehat, koneksi sosial, dan kreativitas. Dengan penekanan pada nilai-nilai luhur perempuan Indonesia, ajang ini bertujuan lebih dari sekadar kontes kecantikan; ia merupakan gerakan pemberdayaan yang mengedukasi.
Proses Penjurian yang Beragam
Dalam proses audisi, lima profesional dari berbagai bidang telah dipilih sebagai juri. Diantaranya adalah Kelly Tandiono, Andandika Surasetja, dan Bimo Permadi. Mereka memiliki latar belakang yang relevan dalam dunia modeling, fashion, dan advokasi. Ari Tulang, salah satu juri, menambahkan bahwa kontes ini menjadi wadah bagi peserta untuk menampilkan bakat dan potensi mereka, menjadikannya menarik tidak hanya secara visual tetapi juga intelektual.
Persiapan Menuju Finalis
Setelah audisi offline, sebanyak 30 finalis akan dipilih untuk melangkah ke tahap berikutnya. Keterlibatan public figure dalam ajang ini menunjukkan bahwa Miss Universe Indonesia 2025 ingin menciptakan platform yang inklusif, menampung beragam suara dan bakat dari seluruh penjuru Indonesia. Dengan demikian, ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga perayaan budaya dan keberagaman Indonesia.
Beragam cerita dan perjalanan hidup para pesertanya menjanjikan keunikan dalam setiap penampilan mereka. Ajang ini diharapkan tidak cuma melahirkan pemenang, tetapi juga menginspirasi generasi muda perempuan Indonesia untuk terus berprestasi dalam berbagai bidang.







