Foto kebersamaan Sal Priadi dan Sitok Srengenge menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial sejak akhir Desember. Banyak warganet mempertanyakan posisi Sal Priadi terkait isu hukum yang pernah menjerat Sitok Srengenge di masa lalu.
Sal Priadi akhirnya memberikan penjelasan melalui akun X resminya. Ia menyatakan bahwa foto tersebut terjadi tanpa direncanakan ketika ia sedang bertamu ke rumah anak Sitok Srengenge.
Kronologi Pertemuan Sal Priadi dan Sitok Srengenge
Sal Priadi menceritakan bahwa dirinya berkunjung ke rumah Laire Siwi Mentari, anak Sitok yang berprofesi sebagai chef. Ketika berada di sana, Sal disambut oleh orang tua Laire sebagai tamu. Setelah berbincang sewajarnya, Sal lalu diajak berfoto bersama.
Melalui keterangannya, Sal menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak dirancang khusus untuk mendukung Sitok. Ia menjelaskan konteks foto, agar publik memahami duduk persoalan sebenarnya.
Respons Sal Priadi atas Tudingan Publik
Ramainya reaksi warganet membuat Sal Priadi merasa perlu menegaskan sikap. Ia menyatakan dirinya tidak berada di posisi membela Sitok Srengenge, terutama terkait masalah hukum yang pernah mencuat.
Sal menyampaikan klarifikasi secara terbuka di akun X. Berikut inti pernyataan Sal Priadi:
- Foto diambil saat bertamu sebagai undangan pribadi ke rumah anak Sitok.
- Sal tidak terlibat dan tidak membela kasus hukum yang pernah menimpa Sitok.
- Sal mengimbau pihak-pihak yang mengaitkan foto dengan kasus hukum untuk bertanggung jawab pada pendapatnya masing-masing.
Dalam unggahannya, Sal menyebut bahwa urusan hukum sudah selesai pada ranah yang berwenang. Ia juga berkata tegas kepada pihak yang memelintir fakta bahwa sikapnya sudah jelas.
Dampak Kasus Lama Sitok Srengenge
Sitok Srengenge dikenal sebagai sastrawan dengan karya-karya yang banyak dikaji. Namun namanya juga tak lepas dari masalah hukum setelah sempat berstatus tersangka dalam kasus yang dilaporkan oleh seorang mahasiswi, RW. Proses hukum yang sempat berjalan pada Oktober lalu tidak sampai ke pengadilan.
Publik di media sosial kerap kali mengaitkan masalah lama tersebut pada setiap interaksi publik Sitok, termasuk foto kebersamaan dengan figur publik lain.
Komitmen Sal Priadi untuk Kedepannya
Sal Priadi juga menuliskan komitmen untuk lebih berhati-hati dalam menerima permintaan foto di masa mendatang. Ia mengakui pentingnya menjaga kehati-hatian supaya tak menimbulkan persepsi yang salah di tengah masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa klarifikasi semacam ini patut jadi pelajaran bagi publik figur agar lebih cermat menentukan sikap di ruang digital. Kasus ini juga menunjukkan bagaimana ranah pribadi dan profesional dapat bertabrakan di era media sosial.
Isu ini masih menjadi diskusi di berbagai platform, terutama mengingat pengaruh figur publik pada opini masyarakat dan pentingnya transparansi dalam setiap tindakan yang diambil.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id