Seorang peneliti di University at Buffalo (UB) yang memiliki visa kerja yang sah di Amerika Serikat kini ditahan di pusat detensi ICE di Batavia setelah melakukan kesalahan arah saat melewati Peace Bridge. Shovgi Huseynov, warga asal Azerbaijan, ditangkap ketika kembali ke Amerika Serikat pada 7 Januari lalu meskipun tidak memiliki catatan kriminal dan memiliki visa J1 yang berlaku hingga 2029.
Menurut pernyataan juru bicara U.S. Customs and Border Protection, agen perbatasan menyimpulkan bahwa Huseynov mungkin menghadapi deportasi dan menyerahkannya kepada ICE tanpa alasan spesifik terkait penangkapannya. Huseynov telah bekerja sebagai peneliti di Jacobs School of Medicine and Biomedical Sciences sejak 2022 dengan izin kerja yang disetujui oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.
Kasus Detensi karena Salah Arah di Perbatasan
Kasus Huseynov bukanlah yang pertama; selama setahun terakhir, setidaknya lima orang lainnya juga mengalami penahanan setelah salah masuk ke jalur menuju Kanada melalui jembatan di wilayah Buffalo. Namun, hanya mereka yang sebelumnya pernah dideportasi yang dikenai tuduhan pidana setelah masuk kembali. Penahanan setelah salah arah ini menjadi praktik baru sejak Januari lalu, berbeda dengan pemerintahan sebelumnya yang hanya memberikan peringatan atau penahanan singkat di mana individu diarahkan ke pengadilan imigrasi.
Jennifer Connor, Direktur Eksekutif Justice for Migrant Families, menjelaskan bahwa perubahan kebijakan ini menyebabkan banyak orang kini langsung ditahan oleh ICE setelah kesalahan kecil di perbatasan. “Setelah Januari 2025, penahanan menjadi aturan, bukan pengecualian,” ujarnya.
Profil Peneliti yang Disegani
Huseynov dikenal sebagai ilmuwan yang rajin dan berdedikasi dalam bidang neuroilmu. Ia fokus mempelajari interaksi antara otak dan sistem imun pada tikus yang tergantung opioid, dengan beberapa publikasi ilmiah sebagai hasil kerjanya. Di akun Facebooknya, Huseynov sering membagikan kabar tentang prestasi anaknya, partisipasi dalam konferensi ilmiah, dan kebanggaan terhadap warisan budaya Azerbaijan.
Seorang rekan peneliti di UB, Michael Morales, memberikan penilaian positif terhadap Huseynov. Ia mengatakan bahwa Huseynov “bukan pembuat masalah” dan merupakan ilmuwan yang berdedikasi dan bertanggung jawab, dengan keluarga yang termasuk seorang anak yang berstatus warga negara AS.
Fenomena Umum di Perbatasan AS-Kanada
Selain Buffalo, fenomena penahanan akibat kesalahan jalur di perbatasan juga terjadi di lokasi lain seperti jembatan Ambassador di Detroit, di mana lebih dari 200 orang ditahan dalam beberapa bulan saja. Dalam banyak kasus, penahanan terjadi saat para pengemudi diketahui pernah dideportasi sebelumnya. Sebagai contoh, Giovanni Bernal Guerrero ditahan setelah salah masuk jalur Peace Bridge dan kemudian dideportasi kembali.
Pada kasus lain, Oscar Hernandez Sanchez yang mengemudikan truk trailer juga ditahan karena kesalahan arah yang menyebabkan pemeriksaan oleh petugas imigrasi. Detensi ini mendapatkan sorotan karena minimnya transparansi terkait keberadaan dan status mereka yang ditahan, terutama bagi mereka yang ditahan di sel jembatan tanpa masuk dalam basis data yang umum dipakai ICE.
Dampak dan Saran dari Aktivis Imigrasi
Jennifer Connor menilai bahwa penahanan mendadak di lokasi perbatasan ini menimbulkan kesulitan besar bagi keluarga dan advokat yang mencoba membantu para tahanan. Kurangnya informasi dan transparansi menjadi hambatan untuk proses bantuan hukum dan pembebasan. Ia menyarankan agar para pengemudi menghindari menggunakan Interstate 190 sebagai alternatif untuk menghindari risiko kesalahan arah dan penahanan.
Situasi yang menimpa Shovgi Huseynov dan banyak imigran lainnya menunjukkan betapa ketatnya kebijakan imigrasi saat ini, sekaligus membuka diskusi tentang perlunya perlindungan terhadap kesalahan administratif yang seharusnya tidak berujung pada penahanan dan ancaman deportasi. Pihak Universitas Buffalo sedang memantau perkembangan kasus ini dan berjanji memberikan dukungan kepada keluarga serta kuasa hukum Huseynov.
Baca selengkapnya di: www.investigativepost.org