Arsenal Sapu Bersih Fase Grup Liga Champions 2026 Usai Tekuk Kairat Almaty 3-2

Arsenal menutup fase grup Liga Champions dengan catatan sempurna usai menaklukkan Kairat Almaty 3-2 di Emirates Stadium. Kemenangan ini menjadikan The Gunners meraih delapan kemenangan dari delapan laga, mengukuhkan mereka sebagai pemuncak klasemen dan unggulan utama babak 16 besar.

Pertandingan berjalan intens sejak menit awal, Arsenal langsung unggul dua menit setelah kick-off. Kai Havertz memberikan umpan terobosan kepada Viktor Gyokeres yang sukses menembak ke pojok kanan gawang. Namun, Kairat segera menyamakan skor melalui penalti Jorginho setelah Riccardo Calafiori melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Arsenal tidak membiarkan momentum lepas begitu saja dan kembali unggul pada menit ke-15 lewat aksi Havertz. Pemain asal Jerman ini menerima umpan dari Ben White, lalu melewati dua bek dan meluncurkan tembakan ke pojok kiri gawang. Keunggulan 2-1 bertahan hingga menit ke-36 saat Gabriel Martinelli mencetak gol ketiga setelah memanfaatkan bola muntah hasil umpan silang Havertz.

Memasuki babak kedua, Arsenal tetap mengendalikan permainan meski melakukan pergantian pemain. Martin Odegaard dan Noni Madueke mendapat peluang emas, tetapi kiper Kairat, Temirian Anarbekov, tampil gemilang menggagalkan percobaan tersebut. Gabriel Jesus sempat mencetak gol menit ke-88, namun wasit menganulirnya karena offside.

Kairat Almaty berhasil memperkecil kedudukan di masa injury time. Ricardinho menyundul umpan dari Valeri Gromyko menjadi gol pada menit ke-94, namun upaya tersebut tidak cukup untuk menghindarkan timnya dari kekalahan. Skor akhir 3-2 menyebabkan Kairat finis di posisi dasar dengan hanya satu poin sepanjang fase grup.

Susunan pemain Arsenal diawali dengan Kepa Arrizabalaga sebagai kiper, didukung lini belakang oleh Ben White, Mosquera, Riccardo Calafiori yang digantikan Hincapie di babak kedua, dan Lewis-Skelly. Gelandang utama terdiri dari Eze, Norgaard, dan Kai Havertz yang digantikan Odegaard pada paruh waktu. Lini depan menampilkan Madueke, Martinelli, dan Gyokeres yang kemudian digantikan oleh Bailey-Joseph dan Gabriel Jesus.

Kemenangan sempurna Arsenal di fase grup Liga Champions ini menegaskan posisi mereka sebagai salah satu favorit juara. Rekor delapan kemenangan dari delapan pertandingan menjadi modal kuat untuk berlaga di babak knock-out dengan status unggulan utama, sebuah capaian yang jarang diraih tim-tim Inggris di kompetisi ini.

Terkait