Billie Eilish Disorot Usai Kritik “Stolen Land” di Grammy, Diminta Serahkan Rumah Mewahnya di LA

Billie Eilish menuai kontroversi keras setelah menyampaikan pernyataan "No one is illegal on stolen land" dalam acara Grammy Awards ke-68. Pernyataan itu mendapat tanggapan keras dari berbagai pihak yang mendesak penyanyi berusia 24 tahun tersebut untuk menyerahkan rumah mewah miliknya kepada suku asli Amerika atau imigran ilegal.

Pernyataan anti-ICE (Imigration and Customs Enforcement) Eilish saat menerima penghargaan Lagu Terbaik dianggap sebagai aksi pencitraan politik. Salah satu pengguna X (sebelumnya Twitter) menulis, "Bagaimana kalau kita semua datang ke rumah mewahnya dan bilang kami akan tinggal di sana sekarang? Itu tanah yang dicuri, kan? Dia tidak memilikinya."

Reaksi di Media Sosial

Komentator politik Brandon Tatum mengecam Eilish karena tinggal di benteng mewah di Hollywood Hills lengkap penjagaan bersenjata. Ia menantang Eilish menyerahkan kunci rumahnya kepada suku asli atau keluarga migran. "Jika tanah ini benar-benar dicuri, maka berikan kunci ke suku terdekat atau keluarga migran," tulisnya.

Banyak pengguna X lainnya menilai pernyataan Eilish tidak sensitif mengingat ia tinggal di properti bernilai jutaan dolar di Los Angeles. Jurnalis Inggris Julia Hartley-Brewer menuduh tindakan Eilish sebagai “pencitraan selebriti yang konyol” dan meragukan kesungguhan pernyataannya jika tidak berani melepas rumahnya.

Senator AS Mike Lee dari Utah juga ikut mengkritik. Ia menyatakan setiap orang kulit putih yang mengakui tanah yang dicuri harus menyerahkan propertinya kepada penduduk asli Amerika. Jika tidak, pernyataan tersebut dianggap tidak tulus.

Properti Mewah Billie Eilish

Billie Eilish memiliki kekayaan bersih yang diperkirakan mencapai $53 juta pada 2020. Ia membeli peternakan kuda senilai $2,3 juta di Glendale saat berusia 17 tahun. Properti tersebut dilengkapi dengan kandang kuda, arena pacuan, dan kolam renang. Sebelumnya, rumah itu dimiliki oleh penyanyi Inggris Leona Lewis.

Jumlah total properti yang dimiliki Eilish tidak diketahui secara pasti. Namun, diketahui sang kakak sekaligus partner musiknya, Finneas O’Connell, juga memiliki properti bernilai jutaan dolar. Finneas menjual rumah pantai bergaya Kolonial Spanyol di Malibu senilai $5,66 juta pada 2022. Ia juga membeli rumah di Los Feliz dan properti sebelahnya untuk dijadikan sebuah komplek kecil.

Respons Billie Eilish

Dari panggung Grammy di Crypto.com Arena, Los Angeles, Eilish mengulangi pernyataannya dengan tegas. "Saya tidak merasa perlu banyak bicara, tapi tidak ada yang ilegal di tanah yang dicuri," katanya. Ia mengakhiri pidatonya dengan ungkapan kontroversial, "F**k ICE."

Pernyataan ini telah memicu perdebatan luas tentang hak kepemilikan tanah, privilege selebriti, serta persoalan imigrasi di Amerika Serikat. Eilish dikritik karena dianggap tidak konsisten antara ucapan dan gaya hidupnya yang hidup di lingkungan elit.

Kejadian ini menjadi contoh terbaru bagaimana selebriti dunia musik menghadapi reaksi keras ketika berbicara politik atau isu sosial yang sensitif. Pengamat menilai, selebriti dengan properti mewah harus lebih berhati-hati karena publisitas semacam ini dapat dengan cepat berbalik menjadi kontroversi yang merugikan reputasi mereka.

Exit mobile version