Korea Selatan Pilih Indonesia untuk Latihan, Malaysia Puji Performa Gemilang Timnas Futsal Indonesia

Dua klub sepak bola asal Korea Selatan, Pohang Steelers dan Jeonbuk Reserves, memutuskan menggelar pemusatan latihan di Indonesia. Kedua tim memilih Bali United Training Center (BUTC) setelah batal menggunakan fasilitas latihan di Thailand dan Vietnam.

Pelatih Pohang Steelers, Tae Ha Park, menyatakan kepuasannya selama tiga pekan berlatih di lahan luas hampir 31 hektar yang dilengkapi sembilan lapangan berstandar internasional. Ia menyebutkan bahwa sebelum menentukan pilihan, mereka melakukan perbandingan dengan berbagai negara lain untuk menemukan tempat latihan yang ideal.

Keputusan klub Korea memanfaatkan fasilitas di Indonesia menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap kualitas dan kesiapan sarana olahraga Tanah Air. Ini juga menegaskan posisi Indonesia sebagai destinasi olahraga yang semakin diminati di Asia Tenggara.

Selain kabar dari Korea, pengamat sepak bola Malaysia, Keesh Sundaresan, turut memberikan pujian terhadap kiprah Timnas Futsal Indonesia di AFC Futsal 2026. Menurut Keesh, performa tim asuhan Samuel Eko yang mampu melaju hingga babak final telah mengejutkan publik dan pengamat di kawasan.

Keesh Sundaresan, yang sering tampil di stasiun televisi Astro Arena, mengapresiasi kemampuan Timnas Futsal Indonesia dalam menembus babak akhir turnamen yang bergengsi tersebut. Ia menilai ini sebagai bukti perkembangan signifikan futsal Indonesia di level internasional.

Pengakuan dari pengamat Malaysia ini menjadi bukti bahwa prestasi Timnas Futsal Indonesia mulai mendapat perhatian dan penghargaan dari negara tetangga. Hal ini diharapkan dapat memicu kemajuan lebih lanjut dalam dunia futsal nasional.

Di sisi lain, Simon Tahamata, kepala pemandu bakat Timnas Indonesia, menanggapi kekalahan Indonesia U-17 dalam laga uji tanding kontra China. Meski mengalami kekalahan telak 0-7 dan 2-3, Simon menilai hasil tersebut belum mencerminkan kemampuan sebenarnya dari skuad Garuda Muda.

Simon mengungkapkan bahwa meskipun pertandingan pertama kurang memuaskan, pada laga kedua pemain mampu mengikuti arahan pelatih Nova Arianto dengan baik. Ia meminta agar publik tetap memberikan dukungan dan optimisme terhadap perkembangan tim muda tersebut.

Keseriusan dalam pemusatan latihan hingga apresiasi dari pengamat luar negeri menggambarkan dinamika positif dalam perkembangan sepak bola dan futsal Indonesia. Peluang Indonesia semakin besar untuk menunjukkan kemajuan di kancah regional dan bahkan internasional.

Baca selengkapnya di: www.cnnindonesia.com

Berita Terkait

Back to top button