Serangan Udara AS-Israel Guncang Iran, Balasan Rudal Iran Hantam Tel Aviv, Korban Jiwa Melonjak dan Fasilitas Umum Runtuh

Author: Qoo Media

Ketegangan militer antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran meningkat tajam setelah serangkaian serangan udara dan rudal yang dilancarkan oleh AS dan Israel terhadap beberapa target di Iran. Konflik ini direspon dengan serangan balasan besar-besaran oleh Iran, yang menyebabkan korban jiwa dan kerusakan fasilitas publik yang signifikan.

Kronologi Konflik

Pada 28 Februari 2026, militer AS dan Israel melakukan serangan gabungan yang dinamakan Operation Lion’s Roar. Mereka menarget pangkalan militer, fasilitas pertahanan, dan struktur kepemimpinan di Iran. Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan rudal balistik dan menggunakan drone ke wilayah Israel, pangkalan militer AS, serta negara-negara sekutu di kawasan Teluk.

Serangan Balasan Iran

Serangan balasan dari Iran menyasar kawasan Tel Aviv, Israel, dan menimbulkan korban jiwa serta luka-luka di kalangan warga sipil. Selain itu, serangan ini juga berdampak pada fasilitas umum di negara-negara Teluk, termasuk Uni Emirat Arab. Rudal-rudal Iran tidak hanya menghantam target militer, tetapi juga mengakibatkan kerusakan di bandara dan pusat kota.

Jumlah Korban

Menurut data Palang Merah Iran, sekitar 201 orang tewas dan 747 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan gabungan AS dan Israel di berbagai provinsi Iran. Insiden paling tragis terjadi di sebuah sekolah dasar putri di Minab, Iran, yang hancur akibat serangan. Puluhan hingga ratusan anak-anak menjadi korban meninggal dan luka-luka dalam serangan ini. Di sisi lain, serangan rudal Iran juga menimbulkan korban sipil dengan jumlah luka-luka di Israel dan negara-negara Teluk.

Kerusakan Fasilitas Umum

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan berat pada infrastruktur publik, termasuk beberapa fasilitas berikut:

  1. Sekolah: Bangunan sekolah dasar putri di Minab hancur total, dengan korban anak-anak yang cukup besar.
  2. Rumah Sakit: Gandhi Hospital di Tehran mengalami kerusakan signifikan. Pasien harus dievakuasi karena gangguan operasi medis akibat ledakan dan reruntuhan.
  3. Bandara: Terminal bandara di Abu Dhabi dan Dubai turut mengalami kerusakan, mengakibatkan pembatalan penerbangan dan gangguan layanan.
  4. Infrastruktur Sipil: Perumahan dan gedung-gedung di Israel mengalami pecahan kaca dan kerusakan dinding setelah terkena ledakan rudal.

Penutupan Selat Hormuz

Sebagai dampak langsung dari ketegangan ini, Garda Revolusi Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang sangat vital untuk perdagangan minyak dan gas global. Peringatan diberikan agar kapal-kapal tidak melewati selat tersebut, yang berpotensi menimbulkan gangguan besar pada pasokan energi dunia.

Laporan Kematian Pemimpin Iran dan Mantan Presiden

Media pemerintah Iran dan beberapa laporan internasional menyatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal dunia akibat serangan gabungan AS-Israel yang mengenai kompleksnya di Tehran. Selain itu, beberapa sumber lokal juga melaporkan meninggalnya mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, meskipun informasi ini belum mendapatkan konfirmasi resmi dari otoritas internasional.

Ketegangan yang berkembang ini memicu reaksi dari berbagai negara dan organisasi internasional. Perserikatan Bangsa-Bangsa serta beberapa negara besar menyerukan agar perdamaian segera dicapai dan perang ini tidak meluas menjadi konflik regional yang lebih luas. Situasi tetap dinamis dengan potensi eskalasi lebih lanjut yang memerlukan pemantauan ketat dari komunitas global.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: s3pendsains.fmipa.unesa.ac.id
Terbaru