Willian Pacho Ungkap Peran Kunci Marquinhos di PSG, Persahabatan dan Ambisi Besar di Liga Champions

Willian Pacho, bek anyar Paris Saint-Germain (PSG), mengungkapkan kehidupannya di klub elite Prancis tersebut serta peran penting sosok Marquinhos dalam proses adaptasinya. Pacho juga membagikan kisah persahabatannya dengan Moises Caicedo, gelandang Chelsea yang akan menjadi lawan utama mereka di babak 16 besar Liga Champions.

Sejak bergabung pada musim panas, Pacho langsung menunjukkan performa impresif di bawah arahan pelatih Luis Enrique. Dalam wawancara bersama situs resmi UEFA, ia menjelaskan bagaimana hubungan dengan rekan setim dan gaya bermain di PSG sangat membantunya menyesuaikan diri di level tertinggi Eropa.

Persahabatan dengan Moises Caicedo

Willian Pacho menyebut Moises Caicedo sebagai sahabat dekat yang dikenal sejak masa muda di Independiente del Valle. Mereka bahkan pernah berbagi apartemen, berbagi aktivitas sehari-hari seperti memasak dan mencuci piring bersama. Pacho menilai keberhasilan Caicedo di Eropa menjadi sumber motivasi besar bagi dirinya.

"Melihat dia sukses di Eropa sangat memotivasi saya. Kini melawan dia di Liga Champions membuat pertandingan menjadi sangat istimewa," ungkap Pacho. Hubungan erat ini juga menggambarkan kedalaman persaingan di lapangan yang sekaligus didasari rasa hormat dan kekeluargaan.

Dukungan dan Peran Marquinhos

Marquinhos, kapten PSG, menjadi figur kunci yang membantu adaptasi Pacho sejak hari pertama di klub. Keberadaan Marquinhos yang fasih berbahasa Spanyol sangat memudahkan komunikasi dan pemahaman taktik bagi Pacho, yang baru pertama kali bermain di kompetisi Prancis.

Menurut Pacho, Marquinhos bukan hanya seorang pemain yang memiliki ambisi juara tinggi tetapi juga mentor penting di lapangan. "Dia membantu saya memahami permainan dan memposisikan tubuh saya dengan baik. Filosofi PSG yang ingin mendominasi permainan dan tampil dengan sepak bola positif sangat berbeda dengan pengalaman saya sebelumnya," jelas dia.

Nomor Punggung dan Maknanya

Pacho memakai nomor punggung 51 sebagai bentuk penghormatan kepada ibunya yang meninggal dunia pada usia sama. Nomor ini memberinya kekuatan emosional dalam setiap pertandingan.

"Saya memakai nomor ini sejak di Independiente del Valle dan Royal Antwerp. Ini cara mengingat ibu saya yang sangat berarti. Nomor itu memberi saya kekuatan di lapangan," tambah Pacho. Keputusan memakai nomor ini juga menjadi simbol mentalitas juang yang selalu ingin diperlihatkan saat bertanding.

Ambisi di Liga Champions

Memenangkan Liga Champions merupakan target besar dan momen emosional bagi Pacho. Ia mengakui bahwa impian itu sempat terasa jauh dari jangkauan saat kecil.

"Sebagai anak, saya tidak pernah membayangkan bisa meraih gelar ini. Tapi saat itu terwujud, rasanya seperti mimpi jadi kenyataan dan penghargaan atas kerja keras serta dukungan orang-orang di sekitar saya," katanya. Pacho sangat bersyukur atas bakat yang diberikan Tuhan sekaligus support dari keluarga dan teman setim.

Kesan Tentang Pelatih Luis Enrique

Pelatih Luis Enrique mendapatkan pujian tinggi dari Pacho karena perhatian dan pendekatan manusiawinya terhadap pemain. Enrique dinilai mampu menyuntikkan semangat juang serta mental positif dalam skuad Paris Saint-Germain.

"Dia sangat peduli kepada kami sebagai manusia terlebih dahulu, tidak hanya sebagai pesepakbola. Dengan cara itu, dia memotivasi kami untuk terus berkembang dan selalu ingin menang," tutur Pacho. Pendekatan tersebut dianggap sesuai dengan karakter pemain muda seperti dirinya untuk berprestasi di level tertinggi.

Dari pengakuan Willian Pacho, terlihat jelas bagaimana lingkungan di PSG, mulai dari dukungan sesama pemain seperti Marquinhos hingga pelatih Luis Enrique, membentuknya menjadi bek yang cepat matang secara taktis dan mental. Persahabatan dengan Moises Caicedo juga menambah dimensi personal dalam rivalitas yang akan segera mereka hadapi di panggung Liga Champions. Nomor punggung 51 pun menjadi simbol kekuatan dan motivasi yang terus mengiringi perjalanan kariernya di klub baru.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.asatunews.co.id

Terkait