Pincang di Lapangan Liga, Bek Maroko Terancam Hukuman Berat Usai Sentuh Area Sensitif Lawan

Author: Qoo Media

Pertandingan derby kecil antara Atlético de Madrid dan Getafe menjadi sorotan setelah insiden mengejutkan terjadi di lapangan. Bek asal Maroko, Abdel Abqar, diusir wasit karena melakukan tindakan tidak pantas terhadap striker Alexander Sorloth saat pertandingan berlangsung.

Menurut laporan, Abqar didapati mencubit area pribadi Sorloth, sebuah aksi yang jarang dan dianggap tidak pernah terjadi sebelumnya di kompetisi Liga Spanyol. Keputusan pengusiran pemain tersebut dibuat setelah intervensi video VAR, yang menegaskan tindakan Abqar.

Reaksi dan Klarifikasi Abdel Abqar
Setelah pertandingan, Abqar menyatakan tidak memiliki niat untuk menyentuh bagian tersebut. Ia mengklaim bahwa maksudnya hanya ingin melakukan kontak fisik biasa untuk menandai posisi lawan, dan tangannya seharusnya menyentuh perut Sorloth, bukan area intim. "Saya bersumpah demi keluarga saya bahwa itu bukan niat saya," ujarnya.

Abqar juga menyampaikan rasa kecewanya karena insiden ini membuat timnya harus bermain dengan 10 orang dan citranya menjadi buruk. Pelatih Getafe, Pepe Bordalás, tetap memberikan dukungan kepada pemainnya meskipun situasi memanas.

Pandangan Media dan Publik Spanyol
Media Spanyol bereaksi keras terhadap insiden ini dengan menyebutnya sebagai "aksi menyedihkan". Mundo Deportivo menegaskan bahwa tindakan tersebut melampaui batas dari sekadar agresi biasa. Jurnalis Dani Garrido dari Cadena SER menyatakan bahwa tindakan ini merupakan penghinaan dan ketidakhormatan yang tidak dapat ditoleransi.

Sementara itu, koran Marca mengutuk keras tindakan Abqar sebagai "citra aib" bagi sepak bola. Pelatih Atlético de Madrid, Diego Simeone, memilih untuk tidak menanggapi polemik tersebut dan menyerahkan sepenuhnya keputusan pada penilaian VAR.

Konsekuensi Disiplin dan Dampaknya untuk Liga
Federasi sepak bola Spanyol kini tengah menilai sejauh mana penyidikan dan besaran hukuman yang akan diberikan kepada Abdel Abqar. Hukuman awal berupa larangan bermain dua pertandingan otomatis dapat diperberat oleh komisariat disipliner.

Momentum insiden terjadi di saat Atlético de Madrid tengah menikmati posisi ketiga klasemen Liga dengan jarak enam poin dari rival sekota, Real Madrid. Di musim yang ketat ini, setiap cedera, kartu, dan hasil pertandingan sangat krusial untuk perburuan tiket kompetisi Eropa.

Ringkasan Insiden

  1. Abdel Abqar diusir karena mencubit area pribadi Alexander Sorloth saat pertandingan Liga Spanyol.
  2. VAR mengonfirmasi aksi tersebut yang kemudian mendapat kecaman keras dari media.
  3. Abqar membantah sengaja menyentuh area tersebut dan berharap klarifikasi diterima.
  4. Hukuman berupa larangan bermain dua pertandingan yang mungkin diperberat oleh federasi.

Insiden ini mengingatkan kembali pentingnya sportifitas dan pengawasan ketat dalam pertandingan sepak bola profesional. Segera setelah keputusan final dikeluarkan, kemungkinan besar akan ada dampak signifikan terhadap reputasi pemain dan perkembangan tim yang bersangkutan di kompetisi Liga Spanyol.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.football365.fr
Terbaru