FC Sion hampir pasti mengamankan posisi di Championship Group setelah dua musim promosi. Untuk memastikan tiket tersebut secara matematis, Sion hanya membutuhkan satu poin lagi dalam laga kandang melawan FC St. Gallen pada Sabtu malam.
Kestabilan di bangku pelatih menjadi kunci kemajuan Sion. Didier Tholot kembali menangani klub usai degradasi, dan selama dua setengah tahun menjabat, dia menjadi pelatih terlama yang bertahan di bawah kepemilikan Christian Constantin. Keberhasilan musim lalu mempertahankan kasta atas menjadi fondasi untuk performa solid tahun ini.
Setelah memulai musim dengan kemenangan dramatis 3-2 setelah tertinggal 0-2 dari FC Zürich, Sion tidak pernah berada di posisi terbawah klasemen. Saat ini, Sion unggul 9 poin dari Luzern dan Lausanne yang mengejar posisi 6 besar. Bila pertandingan melawan St. Gallen berakhir imbang, Sion takkan tergeser dari posisi enam besar sehingga memastikan masuk ke Championship Group.
Faktor Kekuatan Pertahanan
Pertahanan menjadi kekuatan utama Sion musim ini. Kiper Anthony Racioppi telah tampil penuh dalam 30 pertandingan dengan catatan hanya 34 kali kebobolan, termasuk 10 pertandingan tanpa kebobolan yang menjadi angka terbaik di liga. Sion juga hanya menelan 7 kekalahan sepanjang musim, angka hanya sedikit di atas pemuncak klasemen Thun.
Namun, kekuatan itu disertai dengan 12 kali hasil imbang, tertinggi bersama klub Servette. Dalam tahun kalender ini, Sion sudah meraih 6 hasil imbang, sama dengan St. Gallen yang juga mencatat 6 kali seri. Meski tak terkalahkan dalam 10 laga liga terakhir, St. Gallen hanya berhasil memenangkan 4 pertandingan dari jumlah tersebut.
Duel di Tourbillon dan Persaingan untuk Posisi Kedua
St. Gallen memiliki catatan tujuh kekalahan musim ini dan salah satunya terjadi saat bertandang ke markas Sion dengan skor 2-3. Sejak naik ke Super League kembali, St. Gallen belum pernah meraih kemenangan di Tourbillon, markas Sion.
Bagi St. Gallen, fokus utama adalah mempertahankan posisi kedua di klasemen Championship Group. Mereka unggul 5 poin dari Lugano dan 6 poin dari Basel. Sementara juara sudah hampir pasti dimiliki Thun, St. Gallen berupaya mengamankan tiket ke kompetisi Eropa meskipun peluang besar bagi mereka tetap melalui jalur juara Piala Domestik yang lebih menguntungkan secara finansial.
Pertandingan antara FC Sion melawan FC St. Gallen dapat disaksikan secara langsung di SRF dua, dengan kick-off pukul 20:30 dan laporan pra-pertandingan mulai 20:10. Poin yang diperebutkan sangat penting bagi Sion untuk memastikan keikutsertaan mereka di Championship Group mendatang.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.srf.ch