Calon mahasiswa yang menargetkan Universitas Airlangga atau Unair pada SNBT 2026 perlu membaca data keketatan program studi sejak dini. Salah satu cara paling praktis adalah melihat prodi dengan persaingan yang lebih longgar pada SNBT sebelumnya, karena pola itu bisa membantu menyusun pilihan yang lebih realistis.
Data resmi PPMB Unair menunjukkan bahwa tingkat keketatan menjadi salah satu indikator penting untuk menilai peluang masuk. Semakin tinggi persentase keketatan, semakin besar ruang persaingan yang tersisa, sehingga peluang lolos biasanya ikut meningkat.
Jurusan Saintek Unair yang Peluang Lolosnya Lebih Besar
Mengacu pada data Unair, sejumlah program studi di rumpun Saintek mencatat keketatan yang relatif tinggi pada SNBT sebelumnya. Kondisi ini membuat prodi-prodi tersebut menjadi opsi menarik bagi peserta yang ingin mencari peluang masuk yang lebih terbuka.
Berikut daftar jurusan Saintek Unair dengan peluang lolos yang dinilai lebih besar:
- Akuakultur (FIKKIA Banyuwangi) — 33,04%
- Fisika — 22,38%
- Teknologi Hasil Perikanan — 21,13%
- Akuakultur — 20,44%
- Matematika — 18,26%
- Biologi — 14,07%
- Kimia — 12,33%
Data tersebut menunjukkan bahwa prodi-prodi non-kedokteran di bidang sains dasar dan perikanan cenderung memiliki persaingan yang lebih rendah dibandingkan jurusan kesehatan. Bagi peserta yang ingin memperbesar peluang, daftar ini bisa menjadi referensi awal dalam menyusun strategi pilihan prodi.
Mengapa Data Keketatan Penting Dipantau
Keketatan prodi kerap dipakai sebagai gambaran tingkat persaingan antarpeserta. Jika angka persentase keketatan lebih tinggi, maka jumlah kursi yang tersedia relatif lebih longgar dibandingkan peminatnya, sehingga peluang diterima ikut membesar.
Meski begitu, calon mahasiswa tetap perlu memeriksa daya tampung, peminat, dan tren nilai pada tahun berjalan. Data historis memang berguna, tetapi hasil seleksi tetap dipengaruhi jumlah pendaftar, minat pasar, serta perubahan komposisi pilihan peserta pada tiap gelombang seleksi.
Strategi Memilih Prodi agar Peluang Lebih Seimbang
Pemilihan jurusan sebaiknya tidak hanya didasarkan pada nama besar prodi, tetapi juga pada peluang dan kecocokan minat. Kombinasi itu dapat membantu peserta membuat keputusan yang lebih matang saat mengisi pilihan SNBT.
Beberapa langkah yang bisa dipertimbangkan antara lain:
- Membandingkan keketatan antardisiplin ilmu.
- Menyesuaikan prodi dengan kemampuan akademik.
- Mengecek daya tampung resmi dari situs kampus.
- Melihat tren peminat pada seleksi sebelumnya.
- Menyusun urutan pilihan berdasarkan prioritas dan peluang.
Pendekatan seperti ini penting karena SNBT menilai banyak faktor kompetitif dalam waktu yang singkat. Peserta yang menyiapkan pilihan secara cermat biasanya memiliki strategi yang lebih kuat saat bersaing di jalur nasional.
Catatan untuk Pendaftar SNBT 2026
Unair tetap menjadi salah satu kampus yang banyak diburu calon mahasiswa setiap tahun, terutama pada jurusan-jurusan favorit di bidang kesehatan. Karena itu, prodi dengan keketatan lebih tinggi seperti Akuakultur, Fisika, Teknologi Hasil Perikanan, Matematika, Biologi, dan Kimia dapat menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan bagi peserta yang ingin memperbesar peluang masuk.
Dengan membaca data keketatan dari seleksi sebelumnya, calon mahasiswa bisa menyusun pilihan yang lebih terukur dan tidak hanya terpaku pada jurusan paling ramai peminat di Unair.
Source: edukasi.sindonews.com






