Gubernur Dampingi Prabowo Di Magelang, Pesan Sinergi untuk Ketua DPRD Seluruh Indonesia

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto saat menghadiri retret atau Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua DPRD seluruh Indonesia di Akademi Militer, Magelang. Kegiatan di Lembah Tidar itu menjadi bagian dari rangkaian KPPD yang berlangsung pada 15-19 April 2026.

Kehadiran keduanya menandai perhatian pemerintah pusat dan daerah terhadap penguatan kepemimpinan legislatif di tingkat daerah. Forum tersebut juga mempertemukan ratusan ketua DPRD dari berbagai wilayah Indonesia dalam satu agenda pembekalan.

Ratusan Pimpinan DPRD Ikuti KPPD

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional RI Ace Hasan Syadzily melaporkan bahwa KPPD diikuti 503 ketua DPRD dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Jumlah peserta itu menunjukkan skala besar kegiatan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas pimpinan lembaga legislatif daerah.

Dengan peserta yang berasal dari berbagai daerah, forum ini menjadi ruang pertemuan antardaerah yang memiliki latar belakang berbeda. Situasi tersebut sejalan dengan pesan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya persatuan dalam pengabdian kepada negara.

Pesan Prabowo soal Kebersamaan dan Pengabdian

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyebut KPPD sebagai forum yang penting dan strategis. Ia menegaskan bahwa perbedaan asal daerah, suku, pendidikan, dan profesi tidak boleh mengurangi komitmen untuk mengabdi kepada bangsa.

“Hari ini saya ingin bicara sebagai anak bangsa, sama dengan saudara-saudara sekalian. Kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda,” ujar Prabowo dalam kegiatan tersebut. Pernyataan itu menegaskan bahwa pembekalan kepemimpinan daerah perlu dibangun di atas semangat nasional yang sama.

Presiden juga menyoroti pentingnya patriotisme dalam menjalankan tugas di daerah. Ia menempatkan cinta tanah air, bangsa, dan rakyat sebagai landasan utama bagi para pimpinan daerah dalam mengambil keputusan.

Dorongan Sinkronisasi Pembangunan Daerah

Di sisi lain, Ahmad Luthfi menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan hanya dengan satu pihak. Ia menilai kolaborasi antara DPRD dan pemerintah menjadi kunci, terutama karena pembangunan melibatkan banyak level pemerintahan dari pusat hingga desa.

Menurut Ahmad Luthfi, sinergi itu perlu dibangun secara nyata dengan menggabungkan peran berbagai unsur. Ia menyebut kerja bersama dengan bupati-wali kota, DPRD Jawa Tengah melalui Forum Berlian, serta Forum Senayan yang berisi anggota DPR dari dapil Jawa Tengah sebagai bentuk penguatan kolaborasi.

“Kita buat sebuah super team,” ucapnya saat menghadiri acara ramah tamah sebelum pembukaan KPPD pada Rabu, 15 April 2026 lalu. Pernyataan tersebut menggambarkan pendekatan kerja yang menempatkan koordinasi lintas lembaga sebagai fondasi pembangunan daerah.

Magelang Jadi Ruang Pembekalan Pimpinan Daerah

Pemilihan Akmil Magelang sebagai lokasi kegiatan memberi konteks tersendiri bagi agenda pembekalan ini. Lingkungan pendidikan militer kerap dipakai untuk menanamkan disiplin, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan kepada para peserta dari berbagai daerah.

Dalam forum seperti KPPD, para ketua DPRD mendapat ruang untuk menyamakan pandangan mengenai tugas dan tanggung jawab mereka di daerah. Pesan yang mengemuka dalam kegiatan ini menempatkan kepemimpinan daerah bukan hanya sebagai fungsi politik, tetapi juga bagian dari pengabdian kepada rakyat dan negara.

Source: humas.jatengprov.go.id
Exit mobile version