Porto kembali mengalihkan fokus ke Primeira Liga setelah kekecewaan di ajang piala domestik, dan lawatan ke markas Estrela Amadora menjadi laga penting dalam perburuan gelar. Di sisi lain, Estrela datang dengan tekanan besar karena posisi mereka masih belum aman dari ancaman zona degradasi.
Francesco Farioli membawa Porto ke Reboleira setelah bermain imbang tanpa gol melawan Sporting Lisbon di laga Clássico pada tengah pekan. Hasil itu memastikan langkah Dragons terhenti di semifinal Taca de Portugal setelah kalah agregat 1-0, meski mereka sempat mencatat 18 tembakan dan nilai xG 1,44.
Porto tetap unggul dalam perebutan gelar
Di liga, Porto masih memimpin klasemen dan unggul tujuh poin atas Benfica di posisi kedua. Mereka juga berjarak delapan poin dari Sporting di urutan ketiga, meski rival itu masih menyimpan satu laga lebih banyak.
Kondisi itu membuat Porto berada di jalur yang sangat baik untuk menutup musim dengan trofi liga pertama sejak kampanye 2021-22. Tiga kemenangan dari empat laga sisa sudah cukup memastikan gelar, tanpa perlu melihat hasil tim lain.
Performa Porto di liga juga menunjukkan konsistensi tinggi. Mereka baru saja menundukkan Tondela 2-0 di Dragao dan itu menjadi kemenangan ke-25 mereka dari 30 pertandingan liga musim ini.
Catatan pertahanan Porto sangat menonjol
Selain produktif, Porto juga tampil sangat rapat di belakang. Mereka sudah mengoleksi 19 nirbobol dan baru kebobolan 14 gol, angka terbaik di divisi ini.
Rekor tandang mereka ikut memperkuat status sebagai favorit. Porto memenangi 12 dari 15 laga away di Primeira Liga musim ini, dan belum kehilangan banyak poin dalam perjalanan ke markas lawan.
Estrela butuh poin untuk menjauh dari zona berbahaya
Estrela Amadora memiliki kepentingan berbeda karena target mereka adalah bertahan di kasta tertinggi. Tim berjuluk Tricolores itu hanya unggul dua poin dari zona playoff degradasi, sehingga setiap laga terasa sangat penting.
Situasi tersebut tidak lepas dari tren buruk yang mereka alami sejak pergantian tahun. Dari 14 laga liga terakhir, Estrela hanya meraih dua kemenangan, disertai empat hasil imbang dan delapan kekalahan.
Tim asuhan Joao Nuno juga sedang dalam periode sulit di lini depan. Mereka kalah dalam tiga laga terakhir tanpa mencetak gol, termasuk saat takluk 1-0 di kandang Arouca lewat gol Tiago Esgaio pada awal babak kedua.
Masalah penyelesaian akhir masih menjadi perhatian utama di Estadio Jose Gomes. Estrela kalah tanpa mencetak gol pada tiga laga kandang terakhir, dan hanya sekali lolos dari kekalahan tanpa mencetak gol dalam 10 laga liga terakhir di kandang.
Riwayat pertemuan memberi sedikit harapan
Meski begitu, Estrela punya alasan untuk tetap percaya diri saat menjamu Porto. Mereka tidak kalah dalam tiga dari lima pertemuan terakhir di kandang melawan tim asal Porto itu, dengan rincian dua kemenangan dan satu imbang.
Salah satu hasil terbaik terjadi musim lalu saat Estrela menang 2-0 di Reboleira. Namun, mereka harus tetap waspada karena pada pertemuan pertama musim ini Porto menang 3-1.
Kabar tim: Porto kehilangan beberapa opsi, Estrela juga pincang
Porto masih belum bisa menurunkan Nehuen Perez karena masalah tendon Achilles. Zaidu Sanusi juga absen, sementara Martim Fernandes telah melewatkan lima pertandingan terakhir.
Di lini depan, Samu Aghehowa dan Luuk de Jong masih menjalani pemulihan cedera lutut. Kondisi itu membuat posisi ujung tombak kemungkinan kembali diisi Deniz Gul atau Terem Moffi.
Alan Varela sempat menerima kartu merah pada laga tengah pekan, tetapi hukuman itu tidak berlaku di kompetisi liga, sehingga ia tetap tersedia. Situasi ini memberi Farioli lebih banyak opsi di lini tengah.
Di kubu Estrela, Bernardo Schappo dipastikan absen setelah cedera saat melawan Arouca. Luan Patrick diperkirakan akan berduet dengan Stefan Lekovic di jantung pertahanan.
Jefferson Encada juga masih diragukan tampil setelah mengalami masalah otot pada laga sebelumnya. Jika belum fit, Max Scholze kemungkinan kembali mengisi posisi bek kanan.
Perkiraan susunan pemain
Estrela Amadora diperkirakan menurunkan Ribeiro; Scholze, Lekovic, Patrirck, Langa; Doue, Jansson, Robinho; Marcus, Pinho, Stoica. Porto diproyeksikan turun dengan D Costa; A Costa, Bednarek, T Silva, Kiwior; Froholdt, Varela, Veiga; Pepe, Gul, Pietuszewski.
Dengan keunggulan kualitas, pertahanan solid, dan momentum perebutan gelar, Porto datang sebagai tim yang lebih diunggulkan. Estrela tetap berpotensi memberi perlawanan ketat di kandang, tetapi kebutuhan Porto untuk terus menjaga jarak di puncak klasemen membuat laga ini tetap mengarah ke duel satu gol yang ketat.
Source: www.sportsmole.co.uk