Timnas U-19 Indonesia gagal melangkah ke final Piala AFF U-19 2026 setelah kalah tipis dari Australia di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang. Garuda Muda tampil kompetitif sepanjang laga, tetapi satu gol di akhir babak kedua menentukan hasil semifinal.
Laga ini menyedot perhatian besar karena disaksikan langsung Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dan lebih dari 22.000 suporter. Dukungan penuh dari tribun belum cukup membantu anak asuh Nova Arianto mengamankan tiket ke partai puncak.
Laga ketat, hasil ditentukan di akhir
Indonesia sebenarnya mampu memberi perlawanan yang seimbang sepanjang pertandingan. Namun, Australia memanfaatkan momen penting di penghujung babak kedua untuk mencetak gol penentu kemenangan.
Situasi itu membuat Indonesia harus puas melanjutkan perjalanan turnamen ke perebutan posisi ketiga. Di fase ini, Kamboja sudah menunggu setelah kalah 0-3 dari Thailand pada semifinal lainnya.
Erick Thohir soroti jam terbang pemain
Usai pertandingan, Erick Thohir menilai kualitas pemain Indonesia tidak kalah dari Australia. Menurut dia, hal yang masih perlu ditingkatkan adalah jam terbang agar para pemain lebih siap menghadapi level pertandingan yang lebih tinggi.
Erick juga menyebut laga semifinal ini penting untuk persiapan menuju AFC. Pandangan itu sejalan dengan kebutuhan tim muda Indonesia yang masih terus membangun pengalaman di ajang internasional.
Nova Arianto melihat progres positif
Nova Arianto menilai pertandingan melawan Australia menjadi pelajaran berharga bagi skuad Garuda Muda. Ia juga melihat perkembangan pemain terus meningkat selama turnamen berlangsung di Sumatera Utara.
Pelatih Timnas U-19 Indonesia itu menekankan pentingnya menjaga fokus di level ini. Ia menyebut para pemain tidak boleh kehilangan konsentrasi sedikit pun karena kesalahan kecil bisa langsung berpengaruh pada hasil pertandingan.
Perebutan posisi ketiga menanti
Setelah gagal ke final, Indonesia akan kembali tampil di Stadion Utama Sumatera Utara untuk berebut tempat ketiga melawan Kamboja. Laga itu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (13/6/2026).
Bagi Timnas U-19 Indonesia, duel tersebut menjadi kesempatan untuk menutup turnamen dengan hasil terbaik setelah perjalanan yang kompetitif, termasuk saat menghadapi lawan kuat seperti Australia.
