Walter Mazzarri mengenang Igor Protti sebagai sosok yang lebih dari sekadar mantan pemainnya. Ikatan keduanya, menurut Mazzarri, melampaui hubungan pelatih dan pemain ketika Livorno mencatat pencapaian besar yang membawa klub itu naik ke Serie A setelah 55 tahun.
Protti meninggal pada usia 58 tahun, dan kabar itu memicu duka dari Mazzarri yang pernah menanganinya di Livorno. Dalam era 2003-2004, Protti menjadi salah satu tokoh utama dalam perjalanan historis tim labronica dari Serie B ke Serie A.
Ikatan yang bertahan lama
Mazzarri menyebut hubungan dengan Protti tetap terjaga jauh setelah keberhasilan di lapangan. Ia menegaskan bahwa persahabatan mereka terus berjalan seiring waktu, tidak berhenti saat keduanya tak lagi bekerja bersama di klub yang sama.
Bagi Mazzarri, momen promosi Livorno ke Serie A tetap menjadi capaian yang sangat istimewa. Ia menggambarkannya sebagai sebuah impresa stupenda, atau pencapaian luar biasa, karena klub berhasil menembus kasta tertinggi setelah penantian panjang 55 tahun.
Pertemuan terakhir sebelum kabar buruk
Mazzarri juga mengungkap bahwa Protti sempat datang ke rumahnya untuk syuting film yang sudah dirilis. Saat pertemuan itu terjadi, Protti disebut belum mengetahui bahwa ia akan segera menghadapi penyakit yang akhirnya dinilai tidak bisa disembuhkan.
Nada suara Mazzarri, menurut pengakuannya sendiri, penuh emosi saat mengenang momen tersebut. Ia memilih tidak merinci lebih jauh dan hanya menekankan betapa berat kabar yang datang setelah pertemuan itu.
Ucapan duka untuk keluarga
Di akhir pernyataannya, Mazzarri menyampaikan salam dan pelukan hangat kepada keluarga Protti serta orang-orang terdekatnya. Ia mengatakan tidak merasa perlu menambahkan banyak hal selain rasa hormat dan duka yang mendalam.
Sikap itu menunjukkan betapa besar peran Protti dalam perjalanan Livorno dan dalam kehidupan pribadi Mazzarri. Kenangan tentang promosi bersejarah itu kini ikut melekat sebagai bagian dari warisan Protti di sepak bola Italia.
Source: www.iltirreno.it






